NTB Tuan Rumah Simposium Internasional Neuroanestesi Indonesia–Singapura, Perkuat Posisi Lombok sebagai Destinasi Wisata Medis dan MICE Dunia

LOMBOK BARAT, SIAR POST – Nusa Tenggara Barat kembali menunjukkan daya tariknya di tingkat internasional.

Pemerintah Provinsi NTB resmi membuka 9th International Joint Symposium Indonesia–Singapore Neuroanaesthesia and Neurocritical Care di Ballroom Aruna Resort Hotel Senggigi, Jumat (24/7/2026), sebagai langkah memperkuat kualitas layanan kesehatan sekaligus mengangkat Lombok sebagai destinasi health-related MICE tourism.

Kegiatan bergengsi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Lalu Hamzi Fikri, yang mewakili Gubernur NTB.

Dalam sambutan gubernur, Pemprov NTB menyampaikan apresiasi kepada Indonesian Society of Neuroanesthesia and Critical Care (INA-SNACC) beserta seluruh mitra yang telah mempercayakan NTB sebagai lokasi penyelenggaraan forum ilmiah internasional.

Menurut Gubernur, simposium ini bukan sekadar forum berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih modern dan berkualitas.

Forum tersebut menghadirkan para pakar neuroanestesi dan neurocritical care dari Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Thailand, serta sejumlah negara lainnya. Mereka berbagi hasil riset, pengalaman klinis, hingga perkembangan teknologi terbaru di bidang neuroanestesi dan perawatan kritis saraf.

Pemprov NTB menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi NTB Sehat dan Cerdas.

Karena itu, penguatan kompetensi tenaga kesehatan, peningkatan mutu rumah sakit rujukan, serta perluasan kerja sama internasional akan terus didorong.

Selain meningkatkan kapasitas dunia kesehatan, penyelenggaraan simposium ini juga diyakini memberi dampak positif bagi sektor ekonomi.

Kehadiran ratusan peserta dari berbagai negara diperkirakan menggerakkan industri perhotelan, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga pariwisata di Lombok.

Dipilihnya NTB sebagai tuan rumah semakin mempertegas kepercayaan komunitas internasional terhadap daerah ini sebagai lokasi konferensi ilmiah dan kegiatan profesional berskala global.

Melalui momentum tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap lahir berbagai inovasi dan jejaring kolaborasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat penyelenggaraan konferensi kesehatan internasional di Indonesia. (Red)

Exit mobile version