LOMBOK BARAT, SIAR POST — Proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Bangko-Bangko, Lombok Barat, berlangsung hingga malam hari, Rabu (12/8/2026).
Ratusan penumpang dan awak kapal dievakuasi secara bertahap menggunakan sejumlah armada SAR, TNI, Polri dan kapal penyeberangan. Proses penyelamatan dinyatakan selesai sekitar pukul 19.00 WITA.
Di tengah proses evakuasi tersebut, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi turut datang langsung ke Pelabuhan ASDP Lembar sekitar pukul 18.00 WITA untuk meninjau kondisi para korban.
Kedatangan Menteri Perhubungan disambut Gubernur NTB, Kabinda NTB, Danlanal Mataram serta jajaran terkait di Pelabuhan Lembar.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 211 orang berhasil diselamatkan, sementara satu penumpang, Indah Dwi Septiani (20), meninggal dunia. Tidak terdapat laporan korban luka-luka berdasarkan informasi awal dari Balai Kesehatan Lembar.
Evakuasi melibatkan KN SAR 220 Mataram, KAL Lembar, kapal patroli Polairud Polda NTB, RIB dan RBB Basarnas Mataram, KMP Portlink II, KMP Parama Kaliani serta sejumlah kapal lain yang berada di sekitar lokasi.
Salah satu proses evakuasi dilakukan KMP Parama Kaliani yang membawa 39 korban selamat menuju Lembar. Sebelumnya, sejumlah korban juga dievakuasi menuju Padangbai menggunakan KMP Portlink II.
Sementara itu, penyebab kebakaran KMP Putri Yasmin masih dalam penyelidikan. Dugaan awal menyebut api berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam kapal, namun informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil investigasi resmi.
Tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) direncanakan melakukan penyelidikan dengan pendampingan KSOP Lembar.
Selain penyebab kebakaran, perbedaan data antara manifest dan jumlah orang yang berada di kapal juga menjadi perhatian. Data awal menunjukkan adanya selisih jumlah penumpang yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.
Hingga malam hari, seluruh proses evakuasi dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Kerugian material berupa kendaraan, barang milik penumpang dan kondisi kapal masih dalam proses pendataan.
Kehadiran langsung Menteri Perhubungan di Pelabuhan Lembar menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap insiden tersebut sekaligus memastikan penanganan korban pascakebakaran KMP Putri Yasmin berjalan.
