LOMBOK BARAT, SIAR POST — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang melayani rute Padangbai, Bali–Lembar, Lombok Barat, mengalami kebakaran di perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi saat kapal milik PT Jemla Ferry dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan ASDP Lembar. Berdasarkan laporan awal, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 04.15 WITA di perairan Selat Lombok.
KMP Putri Yasmin diketahui memiliki IMO Number 9037575, MMSI 525010084, panjang sekitar 62 meter, dengan bobot 1.790 GT. Kapal tersebut memiliki kapasitas angkut penumpang hingga 212 orang serta membawa kendaraan roda dua dan roda empat.
Kebakaran Terjadi Saat Kapal Menuju Lembar
Informasi awal menyebutkan KMP Putri Yasmin bertolak dari Pelabuhan Padangbai sekitar pukul 02.00 WITA. Sekitar pukul 04.15 WITA, kapal dilaporkan mengalami kebakaran.
Lokasi kejadian berada di sekitar perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Api pada awalnya berupaya dipadamkan oleh kru kapal bersama penumpang.
KMP Portlink II yang berada tidak jauh dari lokasi kemudian diarahkan untuk mendekati KMP Putri Yasmin guna membantu penanganan dan mengevakuasi penumpang maupun awak kapal.
Operasi penyelamatan kemudian melibatkan sejumlah armada, antara lain KN SAR 220 Mataram, KAL Lembar, kapal patroli Polairud Polda NTB, RIB Basarnas Mataram, RBB Basarnas, KMP Portlink II dan KMP Parama Kaliani.
Ratusan Penumpang Dievakuasi
Proses evakuasi berlangsung secara bertahap. KN SAR 220 Mataram berhasil mengevakuasi 59 orang, sementara KAL Lembar mengevakuasi 18 orang.
Selain itu, RBB Basarnas Mataram membawa 24 orang korban selamat, RIB Basarnas Mataram mengevakuasi sembilan orang, KMP Parama Kaliani mengevakuasi 39 orang, sedangkan kapal patroli Polairud Polda NTB mengevakuasi 25 orang.
Sebanyak 35 orang sebelumnya dievakuasi oleh KMP Portlink II menuju Padangbai. Dari jumlah tersebut, 20 orang kemudian tiba di Pelabuhan Lembar, sementara 15 orang lainnya tidak kembali menyeberang menuju Lembar.
Sementara itu, kapal Still Here mengevakuasi tiga orang. Dua orang dinyatakan selamat dan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Indah Dwi Septiani, perempuan berusia 20 tahun, yang tercatat sebagai penumpang KMP Putri Yasmin.
Berdasarkan data sementara, total korban yang berhasil diselamatkan mencapai 211 orang, sementara satu orang meninggal dunia. Tidak terdapat laporan korban luka-luka berdasarkan informasi awal dari Balai Kesehatan Lembar.
Identitas Korban Meninggal Dunia
Indah Dwi Septiani tercatat lahir di Mataram pada 17 September 2006. Ia berdomisili di kawasan Asrama Brimob Gatep, Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
Jenazah korban dievakuasi ke daratan untuk proses penanganan lebih lanjut.
Sumber Api Masih Diselidiki
Mengenai penyebab kebakaran, hingga kini belum dapat dipastikan. Informasi awal menyebutkan api diduga berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam kapal.
Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan investigasi resmi.
Pihak terkait merencanakan penyelidikan lebih lanjut oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dengan pendampingan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lembar.
Karena itu, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan sebelum proses investigasi selesai.
Dalam laporan penanganan kejadian juga ditemukan adanya perbedaan antara data manifest dengan jumlah orang yang berada di kapal.
Data awal mencatat jumlah penumpang dalam manifest sebanyak 131 orang, sementara data aktual korban mencapai 187 orang. Secara keseluruhan, jumlah orang yang berada di kapal, termasuk awak kapal dan pekerja pendukung, dilaporkan mencapai 212 orang.
