Program Desa Berdaya membawa harapan agar desa tidak terus bergantung pada bantuan, tetapi mampu membangun sumber pendapatan yang produktif dan berkelanjutan.
Karena itu, keberhasilan program perlu dilihat dari perkembangan usaha setelah bantuan direalisasikan. Tingkat produksi, kemampuan pengelolaan, pemasaran hasil ternak, serta peningkatan pendapatan penerima manfaat menjadi bagian penting dalam menilai dampaknya.
Pemerintah desa dan penerima manfaat diharapkan dapat menjaga ternak, memperbaiki tata kelola usaha, dan meningkatkan produktivitas melalui pendampingan yang berkesinambungan.
Dengan pengelolaan yang tepat, usaha ayam petelur dan peternakan sapi berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi desa di NTB.
Pada akhirnya, tantangan Program Desa Berdaya Iqbal-Dinda bukan hanya menyalurkan bantuan atau membangun kandang. Lebih dari itu, program ini perlu memastikan usaha yang telah dimulai mampu bertahan, berkembang, dan memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat.
Dari situlah tujuan membangun desa yang mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat diwujudkan secara berkelanjutan. (Red).
