Sebelumnya, MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Barat telah mengeluarkan ultimatum kepada perusahaan pengangkut batu bara yang dinilai mengabaikan keselamatan masyarakat.
Organisasi tersebut menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan tidak menutup kemungkinan mendorong langkah lanjutan jika tidak ada tindakan konkret dari pemerintah daerah, PLTU, maupun DPRD NTB.
Bagi publik KSB, persoalan ini kini menjadi batu uji awal bagi Iwan Panjidinata dalam menjalani masa jabatan lima tahun ke depan.
Janji untuk turun ke rakyat, memperjuangkan aspirasi, dan memperbaiki tata kelola pembangunan, dinilai harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan politik pasca pelantikan.
Redaksi | SIAR POST














