Sumbawa, NTB (SIARPOST) – Kunjungan kerja Sakti Wahyu Trenggono ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pulau Bungin, Kabupaten Sumbawa, menjadi momentum penting penguatan ekonomi pesisir di wilayah tersebut.
Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan RI itu menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong transformasi sektor kelautan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Didampingi Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, rombongan meninjau langsung progres pembangunan kawasan KNMP yang kini diperkuat dengan 20 intervensi strategis.
Program tersebut mencakup penguatan rantai dingin (cold chain system), pembangunan sarana tambatan perahu, hingga dukungan alat tangkap dan mesin kapal bagi nelayan setempat.
Dukungan anggaran yang mencapai miliaran rupiah menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem usaha nelayan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Tidak hanya fokus pada produksi, intervensi ini juga diarahkan untuk memperkuat distribusi dan akses pasar, sehingga hasil tangkapan dan budidaya nelayan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
Selain penguatan sektor usaha, pemerintah juga menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di kawasan pesisir.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan stabilitas ekonomi keluarga nelayan di tengah proses transformasi usaha.
Ke depan, Pulau Bungin diproyeksikan menjadi sentra budidaya lobster dan mutiara di wilayah timur Indonesia. Target pembangunan 1.000 kerambah budidaya menjadi langkah strategis untuk mendorong peralihan dari nelayan tangkap menuju nelayan budidaya.
Skema ini diharapkan mampu menciptakan pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Transformasi tersebut juga diyakini akan membuka peluang pasar yang lebih luas melalui sistem pemasaran terintegrasi, sekaligus meningkatkan daya saing produk kelautan Sumbawa di tingkat nasional maupun ekspor.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis, penguatan KNMP Pulau Bungin akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir serta menjadi model pemberdayaan kelautan berkelanjutan yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.
*RRed
