BAZNAS KLU Genjot Penyaluran Zakat di Ramadhan, 760 Mustahik Sudah Terima Bantuan

LOMBOK UTARA, NTB (SIARPOST)– Bulan Ramadhan menjadi momentum meningkatnya penyaluran bantuan sosial oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lombok Utara (BAZNAS KLU). Sejak awal Ramadan, ratusan warga yang tergolong mustahik mulai dari fakir, miskin hingga mualaf telah menerima bantuan yang disalurkan melalui berbagai program sosial.

Ketua BAZNAS KLU, Selamet Riyadi spd, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 760 orang mustahik yang tersebar di 10 desa di Kabupaten Lombok Utara.

“Di awal Ramadhan kemarin kami sudah melakukan distribusi bantuan untuk fakir, miskin, dan mualaf di sepuluh desa. Jumlah penerimanya sekitar 760 orang,” ujarnya Kamis 2/3/2026

Selain penyaluran zakat kepada masyarakat, BAZNAS KLU juga aktif mendukung kegiatan Safari Ramadhan yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyiapkan bantuan Rp 5 juta untuk setiap masjid yang menjadi lokasi kunjungan.

Sejauh ini, bantuan tersebut telah dijadwalkan untuk sekitar 15 masjid yang dikunjungi dalam rangkaian Safari Ramadhan pemerintah daerah.

Tak hanya itu, BAZNAS juga terlibat dalam kegiatan Safari Jumat yang dilakukan kepala daerah di beberapa wilayah. Salah satunya telah berlangsung di Masjid lengkukum, Dusun Lokorangan, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan. Sementara kegiatan berikutnya direncanakan digelar di Masjid Bulansemu, Desa Segara katon

Di tengah berbagai kegiatan Ramadhan tersebut, BAZNAS juga menyiapkan sejumlah program bantuan lain yang akan segera disalurkan, termasuk bantuan bagi marbot dan guru mengaji yang dijadwalkan disalurkan dalam waktu dekat.

Selain program yang terjadwal, lembaga pengelola zakat ini juga tetap membuka bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan biaya pengobatan. Permohonan bantuan kesehatan bahkan disebut cukup banyak masuk selama Ramadan.

“Bantuan untuk keluarga yang sedang sakit tetap kami berikan. Ada yang bisa langsung kami bantu ketika persyaratannya lengkap, ada juga yang kami kumpulkan dulu untuk disalurkan secara berkala,” jelasnya.

Dalam program bantuan keagamaan, BAZNAS KLU juga menyiapkan bantuan bagi 365 marbot yang tersebar di 43 desa di Kabupaten Lombok Utara.

Tidak hanya itu, BAZNAS KLU juga menyalurkan bantuan untuk 300 guru mengaji yang tersebar di seluruh desa di wilayah Kabupaten Lombok Utara sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di masyarakat.

Menurut Selamet, meningkatnya kebutuhan bantuan selama Ramadhan membuat lembaganya harus mengatur penyaluran dana secara cermat karena jumlah bantuan yang dikeluarkan juga cukup besar.

Ia menegaskan, seluruh program bantuan tersebut bersumber dari dana yang dihimpun oleh BAZNAS, baik melalui zakat, infak, sedekah, maupun dana sosial keagamaan lainnya yang disalurkan masyarakat.

Selain itu, menjelang Idulfitri nanti, BAZNAS KLU juga akan melakukan koordinasi terkait pengumpulan zakat fitrah di setiap masjid di wilayah Lombok Utara. Namun lembaga tersebut hanya akan menghimpun laporan pengumpulan dan penyaluran dari masing-masing masjid.

“Nanti zakat fitrah ini kami hanya meminta laporan dari masjid-masjid, berapa yang terkumpul dan ke mana disalurkan,” katanya.

Selamet juga menegaskan bahwa jumlah penerima bantuan tahun ini tidak mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, karena penyaluran tetap disesuaikan dengan besaran anggaran yang berhasil dihimpun oleh BAZNAS KLU tutupnya.(Niss)

Exit mobile version