Stok Dan Harga Minyak Dunia Rawan, LMND NTB Genjot Pemda Hilirisasi Jagung dan Singkong Jadi BBM – Bioetanol

Berikutnya limbah yang dihasilkan sekitar sepertiga dari tonase bahan baku, atau setara 300an ribu ton dapat menjadi pakan ternak dengan kandungan nutrisi yang melimpah karena sudah melalui proses fermentasi. Ini bisa jadi variabel tambahan dalam industri unggas terintegrasi yang baru saja diresmikan beberapa bulan lalu di Kabupaten Sumbawa.

Singkong sebagai substitusi bahan baku Bioetanol dari jagung

Berbeda dengan jagung, singkong adalah tumbuhan jenis umbian yang lumayan toleran terhadap kekeringan, kecuali pada fase awal pertumbuhan.

Menurut rilisan pertanian Pemprov NTB, pulau Sumbawa adalah wilayah yang memiliki luasan areal tegalan/kebun yang lumayan luas dan cocok untuk bidangan tanaman singkong.

Oleh karena NTB, terkhusus pulau Sumbawa, sudah menjadi salah satu sentra jagung nasional, maka pengalaman ini bisa menjadi pertimbangan pendukung pengembangan budidaya singkong.

Meski secara teori dalam 1 juta ton jagung dapat menghasilkan 400 juta liter bioetanol dan 300 ribu ton pakan, untuk mengantisipasi seteru kebutuhan bahan baku antara industri pakan dan industri energi, singkong bisa jadi subtitusi bahan baku. Walupun durasi dan volume extraksi etanolnya tidak seefisien etanol dari bahan baku jagung.

Kesimpulan

Maka dari itu, sinergi pemerintah daerah dengan Kementerian Pertanian dan ESDM sangat penting untuk membangun master plan dan ekosistem bisnisnya. Selain menyerap tenaga kerja yang kompeten, upaya ini akan memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat dari aspek pelayanan publik dengan cara menjamin pasokan energi sebagai salah satu kebutuhan masyarakat dan industri.

Jadi efisiensi energi tidak hanya sekedar menghemat untuk bertahan dengan keadaan, tetapi harus dipaksakan untuk melakukan lompatan. Penggunaan Bioetanol juga cukup baik untuk mengurangi emisi.

Beralih ke kendaraan berenergi listrik saja tidak cukup, karena konsekuen negatif terhadap ketersediaannya, terutama lingkungan yang terus menerus dieksploitasi untuk dikeruk bahan baku energi listrik. (Red)

Exit mobile version