MATARAM, NTB (SIARPOST) Karier birokrasi Nuryanti menunjukkan dinamika yang tak biasa. Setelah sempat tersingkir dari jabatan strategis di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, ia kini justru dipercaya mengemban posisi penting di tingkat nasional.
Mantan Kepala Dinas Perindustrian NTB itu resmi dilantik sebagai Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja pada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Pelantikan tersebut berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, di Ruang Tridharma, Gedung A lantai 2 Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan.
Informasi pelantikan ini tertuang dalam surat resmi Sekretariat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI tertanggal 6 April 2026, yang mengundang Nuryanti untuk menghadiri pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Saat dikonfirmasi, Nuryanti menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Alhamdulillah, Allah maha baik,” ujarnya singkat.
Perjalanan kariernya dalam beberapa bulan terakhir terbilang cukup dramatis. Pada Januari 2026, Nuryanti termasuk salah satu dari lima pejabat eselon II di lingkungan Pemprov NTB yang mengalami mutasi dan penurunan jabatan menjadi eselon III.
Ia saat itu dipindahkan dari posisi Kepala Dinas Perindustrian menjadi Kepala Bidang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB.
Namun, perubahan tersebut rupanya bukan akhir dari perjalanan. Dalam waktu relatif singkat, Nuryanti justru mencatat lompatan besar dengan menembus jabatan strategis di tingkat kementerian.
Ia menilai, posisi barunya memiliki keterkaitan dengan pengalaman yang telah ia jalani sebelumnya, khususnya di sektor industri dan pengembangan ekonomi. Hal ini diyakini menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya.
“Mohon doanya, kembali fokus bekerja. Ekonomi,” ucapnya.
Seperti diketahui, mutasi besar yang dilakukan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, beberapa waktu lalu juga berdampak pada sejumlah pejabat lainnya.
Di antaranya Najamuddin Amy, Khaerul Akbar, Taufiq Hidayat, dan Subhan Hasan yang turut mengalami pergeseran ke posisi setingkat kepala bidang di berbagai organisasi perangkat daerah.
Namun hingga saat ini, Nuryanti menjadi satu-satunya dari daftar tersebut yang berhasil menembus jabatan strategis di tingkat pusat.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, belum memberikan keterangan resmi terkait promosi pejabat daerah ke tingkat kementerian. (Red)














