SUMBAWA BARAT, SIAR POST | Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus digencarkan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat. Melalui Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), rumah sakit ini kembali menggelar penyuluhan kesehatan dalam gedung yang menyasar pasien dan pengunjung.
Kegiatan edukatif tersebut menghadirkan dua materi penting yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, yakni pemanfaatan Kartu KSB Maju dan bahaya hipertensi yang kerap luput dari perhatian.
Materi pertama disampaikan oleh Kalsum, SKM., M.M.Inov yang mengangkat topik “Kartu KSB Maju: KSB Maju Kesehatan”.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Kartu KSB Maju merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk mempermudah akses layanan kesehatan masyarakat.
“Kartu ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan terjangkau. Harapannya, masyarakat semakin aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh dr. Efendy Richi Sirait, Residen Penyakit Dalam, dengan topik “Bahaya Hipertensi”. Ia mengingatkan bahwa hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali tidak disadari, namun memiliki risiko besar terhadap berbagai penyakit serius.
“Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Jika tidak dikontrol, bisa menyebabkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal,” ungkap dr. Efendy.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga asupan makanan, rutin berolahraga, menghindari stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendapat respons antusias dari peserta. Banyak pengunjung yang aktif bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber terkait kondisi kesehatan mereka.
Melalui kegiatan ini, PKRS RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat berharap dapat terus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan produktif. (Red)














