Patroli Unik Polda NTB di Car Free Day Udayana: Skuter Listrik hingga “Tourism Police” Bikin Warga Makin Aman dan Nyaman

MATARAM, SIAR POST | Suasana Car Free Day di Jalan Udayana, Kota Mataram, Minggu (12/4/2026), terasa berbeda. Kehadiran personel dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda NTB tak hanya sekadar berpatroli, tetapi juga mencuri perhatian publik dengan konsep yang unik dan modern.

Sejumlah polisi tampak mengenakan kostum bertuliskan Tourism Police, berkeliling menggunakan skuter listrik dan sepeda. Inovasi ini sontak menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang memadati kawasan tersebut.

Patroli rutin yang dilakukan setiap akhir pekan ini terbukti memberikan dampak positif. Warga mengaku merasa lebih aman dan nyaman, terutama setelah sebelumnya sempat muncul kekhawatiran akibat adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di kawasan Udayana.

Selain memberikan rasa aman, penggunaan skuter listrik dinilai sebagai pendekatan yang lebih ramah dan modern. Kehadiran polisi terasa lebih dekat dengan masyarakat, tidak kaku, dan mudah dijangkau.

Tak hanya skuter listrik, Polda NTB juga dikenal memiliki variasi patroli lainnya, seperti patroli berkuda hingga penggunaan sepeda oleh jajaran Polresta Mataram. Semua ini menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana Car Free Day yang tertib dan kondusif.

Seorang pedagang kopi keliling, Abi Ismail, mengaku kehadiran polisi sangat membantu kelancaran aktivitas warga.
“Kami merasa aman dan terkendali. Setiap Car Free Day lancar, tidak ada kendala,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nurul, warga Kota Mataram. Ia merasa lebih tenang saat beraktivitas, bahkan ketika datang sendirian.
“Kita jadi tidak was-was, lebih terlindungi dengan adanya patroli polisi,” katanya.

Sekar, mahasiswa asal Jawa Timur, juga merasakan perubahan suasana yang lebih tertib. “Kalau ada polisi, Car Free Day terasa lebih aman dan nyaman, apalagi saat kulineran,” ungkapnya.

Fadhila, mahasiswa asal Wawo, Kabupaten Bima, menilai kehadiran polisi membuat suasana semakin tenteram.

“Kami sebagai masyarakat merasa aman dengan adanya bapak polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Najla, mahasiswa di Mataram, menyoroti kemudahan dalam melapor jika terjadi sesuatu.

“Lebih terasa ada yang menjaga, jadi kalau ada apa-apa gampang lapor,” katanya.

Pendapat menarik juga datang dari Destia asal Hu’u, Dompu. Ia menilai kehadiran polisi yang ramah memberikan rasa nyaman tersendiri.

“Kami merasa aman dan nyaman, polisi juga ramah, jadi makin betah di Car Free Day,” tuturnya.

Dengan pendekatan yang humanis dan inovatif, patroli Polda NTB di kawasan Udayana tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik.

Kehadiran “Tourism Police” dengan skuter listrik menjadi simbol bahwa pelayanan kepolisian kini semakin modern, dekat, dan bersahabat dengan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *