Potret Pilu Keluarga Rentan di Lombok Timur, Lansia dan Anak Disabilitas Bertahan Hidup di Rumah Sederhana

LOMBOK TIMUR, NTB (SIAR POST) – Sebuah video yang beredar melalui akun TikTok Tahutempe menyita perhatian warganet. Video tersebut menampilkan kondisi memprihatinkan sebuah keluarga di Dusun Kertasari, Desa Lando, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan kesehatan.

Di rumah sederhana itu, seorang lansia yang akrab disapa Nenek Ae menjalani hari-harinya bersama sang anak, Pak Yun, yang merupakan penyandang disabilitas.

Keduanya tampak hanya bisa berbaring di tempat tidur sederhana dengan alas tikar dan bantal yang sudah kusam.

Kondisi tersebut semakin berat mengingat usia Nenek Ae yang telah lanjut, sehingga kemampuan fisiknya untuk merawat sang anak tidak lagi seperti dulu.

Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, kehidupan keluarga ini disebut bergantung pada bantuan keluarga serta kepedulian masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam video tersebut, rumah itu dihuni oleh sedikitnya lima anggota keluarga.

Selain Nenek Ae dan Pak Yun, terdapat dua orang cucu yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan.
Salah satu cucu masih duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar.

Sementara seorang cucu lainnya terpaksa berhenti sekolah karena kondisi kesehatan yang terus menurun dan diketahui menderita penyakit serius berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

Di rumah yang sama juga tinggal seorang perempuan berusia sekitar 45 tahun yang berstatus janda. Ia menjadi tumpuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari lansia, penyandang disabilitas hingga anggota keluarga yang sedang sakit.

Meski dihimpit berbagai persoalan, keluarga tersebut tetap berupaya bertahan menjalani kehidupan sehari-hari.

Namun, kondisi tempat tinggal yang terbatas, kebutuhan pangan, perlengkapan tidur yang layak, serta biaya pengobatan menjadi kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian berbagai pihak.

Video yang beredar di media sosial itu pun memunculkan simpati masyarakat. Banyak warganet berharap ada langkah nyata dari pemerintah maupun pihak terkait untuk membantu meringankan beban keluarga tersebut.

Exit mobile version