Usai Rumah Dijaga TNI, Jampidsus Febrie Muncul di Tengah Isu Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun

Jampidsus Kejagung. (Dok. Istimewa).

JAKARTA – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, akhirnya tampil di hadapan publik setelah beberapa hari namanya menjadi sorotan menyusul penyidikan dugaan korupsi pengadaan dan distribusi batu bara yang tengah ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

Kemunculan Febrie berlangsung di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Mengenakan kemeja cokelat lengan panjang, ia memberikan keterangan pers untuk merespons berbagai pemberitaan yang mengaitkan dirinya maupun institusi Kejaksaan Agung dengan perkara tersebut.

Dalam pernyataannya, Febrie menegaskan seluruh tugas penegakan hukum di lingkungan Jampidsus tetap berjalan normal, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga pelaksanaan tugas di lapangan.

“Pertama, kami memastikan seluruh tugas yang telah diamanahkan kepada kami dan seluruh rekan di Gedung Bundar, baik dalam penyelidikan, penyidikan, penuntutan, maupun tugas di lapangan, tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Febrie dikutip dari Kompas.

la menambahkan, setiap penanganan perkara terus diawasi agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), sekaligus menjaga kualitas penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Febrie juga membantah dirinya memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki Polri. Menurutnya, seluruh proses hukum nantinya akan diuji melalui persidangan sehingga fakta-fakta dapat dibuktikan secara materiil maupun formil.

“Untuk pemberitaan tersebut, bagaimana hasil proses penyidikan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan seperti apa yang diberitakan di media, seperti Cipete,” kata Febrie.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah penyidik Kortas Tipidkor Polri menggeledah sedikitnya 12 lokasi pada Rabu (8/7/2026). Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai dalam jumlah besar serta emas puluhan kilogram yang diduga berkaitan dengan perkara.

Exit mobile version