Heboh! Rekaman Diduga Oknum Polisi Janjikan Perlindungan DPO Narkoba Bima, Singgung Nama BadaiNTB

BIMA, SIAR POST – Sebuah rekaman suara yang diduga melibatkan seorang oknum anggota kepolisian beredar luas dan menjadi ruang publik.

Rekaman tersebut berisi percakapan yang diduga menunjukkan adanya janji untuk memberikan perlindungan kepada seorang tersangka kasus narkotika yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni inisial F Alias D.

Dalam rekaman yang beredar, terdengar seorang pria yang diduga oknum polisi asal Bima meyakinkan seseorang yang diduga memiliki hubungan dengan DPO tersebut agar tidak merasa khawatir.

Pria dalam rekaman itu bahkan menyatakan dirinya bersama pihak lain siap “all out” untuk mengamankan tersangka.

“Jangan takut, seperti yang saya sampaikan kami siap amankan dia, nanti kami juga yang akan mengamankan DPO ini. Aman pokoknya, tidak perlu khawatir,” demikian salah satu pernyataan yang terdengar dalam rekaman yang beredar.

Tak hanya itu, dalam percakapan tersebut juga terdengar penyebutan akun media sosial Badai NTB yang sebelumnya mengunggah informasi mengenai status DPO tersebut.

Ia mengatakan bahwa status badaiNTB itu hanya ingin mengetahui dan mendalami keterlibatan kasus Narkoba di jajaran para Anggota DPRD Bima.

Pria yang diduga oknum polisi itu kembali meyakinkan lawan bicaranya bahwa tersangka akan berada dalam kondisi aman meskipun kasusnya telah menjadi perhatian publik.

Beredarnya rekaman itu langsung memicu berbagai spekulasi dan menjadi sorotan masyarakat, mengingat DPO yang dimaksud merupakan buronan dalam perkara dugaan penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti sekitar setengah kilogram sabu di wilayah Talabiu, Kabupaten Bima.

Menanggapi beredarnya rekaman tersebut, Kasatresnarkoba Polres Bima, AKP Dediansyah, saat dikonfirmasi media beberapa hari lalu mengaku belum mengetahui keberadaan rekaman dimaksud.

Menurutnya, isi rekaman tersebut belum tentu benar dan pihaknya justru mengkhawatirkan adanya pihak tertentu yang mengatasnamakan institusi kepolisian.

“Terkait rekaman itu kami belum tahu. Menurut saya tidak benar adanya dan kami khawatir ada pihak lain yang mengatasnamakan pihak kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Bima telah menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) tertanggal 1 Juli 2026 terhadap seorang pria berinisial F alias D yang diduga terlibat dalam kasus narkotika.

Surat DPO tersebut kemudian beredar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Badai NTB, yang menyebut pria tersebut diduga berkaitan dengan perkara penangkapan sekitar setengah kilogram sabu di Talabiu, Kabupaten Bima.

Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa sosok yang diduga sebagai otak intelektual atau pemodal dalam perkara tersebut telah diungkap oleh penyidik, disertai foto surat DPO resmi dari Polres Bima.

Di tengah proses pencarian itu, beredar pula informasi di masyarakat yang menyebut DPO tersebut diduga berada di Kota Mataram. Namun hingga kini informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari Polres Bima maupun Polda NTB sehingga masih sebatas informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Exit mobile version