TANGERANG – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria paruh baya asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan dalam kondisi lemas sambil menangis di kawasan lampu merah BSD, Tangerang Selatan, viral di media sosial dan mengundang simpati warganet.
Video tersebut diunggah oleh akun media sosial Dpn Ambi pada Selasa, 4 Agustus 2026. Dalam rekaman itu terlihat sejumlah warga berupaya menenangkan dan memberikan pertolongan kepada pria tersebut yang tampak kelelahan dan tidak berdaya di pinggir jalan.
Dari informasi yang disampaikan dalam video, pria tersebut diketahui berasal dari Bima. Ia juga menyebut memiliki seorang anak bernama Anisa yang berada di kawasan Balaraja, Projo Pasar Ceplak, serta memiliki kakak bernama Pak Budi yang tinggal di Kampung Hutan.
Video itu dengan cepat menyebar dan memicu banyak komentar dari warganet, khususnya masyarakat Bima yang tinggal di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Banyak di antara mereka berupaya membantu dengan membagikan informasi agar keluarga pria tersebut segera mengetahui keberadaannya.
Kabar menggembirakan kemudian muncul dari kolom komentar unggahan tersebut. Sejumlah akun menyampaikan bahwa pria paruh baya itu akhirnya telah ditemukan dan berhasil dipertemukan dengan anak serta keluarganya.
Selain itu, beberapa warganet juga menyarankan agar pria tersebut diantarkan kepada Pak Yakub, anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang dikenal berasal dari Bima, agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Tak hanya itu, warga Tangerang Selatan lainnya juga menawarkan bantuan dengan meminta informasi lokasi pasti agar dapat menjemput pria tersebut. Sementara netizen lain mengingatkan bahwa kawasan Citra Raya maupun Balaraja merupakan daerah yang banyak dihuni warga asal Bima, sehingga peluang menemukan keluarga atau kerabatnya cukup besar.
Kolom komentar pun dipenuhi ajakan agar masyarakat Bima yang berada di Tangerang bersama-sama membantu sesama perantau yang sedang mengalami kesulitan.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat dan kekuatan media sosial mampu mempercepat penyebaran informasi hingga akhirnya membantu mempertemukan seseorang dengan keluarganya dalam waktu singkat. (Red)
