Khataman dan Imtihan ke-X TPQ Bina Ummat Arab-Kenangan Meriah, 15 Santri Tunjukkan Kemampuan Al-Qur’an di Hadapan Undangan

TALIWANG, SIAR POST – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Aula Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (22/8/2026). Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bina Ummat Arab-Kenangan menggelar Khataman dan Imtihan ke-X yang diikuti 15 santri.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik, serta orang tua dan wali santri.

Khataman dan Imtihan ke-X menjadi momentum penting bagi para santri untuk menunjukkan hasil pembelajaran Al-Qur’an yang telah mereka jalani selama mengikuti pendidikan di TPQ Bina Ummat Arab-Kenangan.

Antusiasme para undangan semakin terasa ketika memasuki rangkaian imtihan. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah undangan secara langsung memberikan pertanyaan kepada para santri untuk menguji pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap materi keagamaan.

Dengan penuh percaya diri, para santri tampil di hadapan para tamu dan menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian sekaligus menunjukkan keberanian para santri untuk tampil di ruang publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov., yang sekaligus memberikan sambutan.

Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam membangun karakter dan memperkuat pendidikan keagamaan bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat.

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat Jamilatun, S.Pt., M.M.Inov., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa Barat H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sumbawa Barat Novrizal Zain Syah, S.E., M.Si.

Para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta orang tua dan wali santri juga memenuhi aula untuk memberikan dukungan kepada 15 santri yang mengikuti Khataman dan Imtihan ke-X.

Khataman Bukan Akhir Belajar Al-Qur’an

Pembina TPQ Bina Ummat Arab-Kenangan, Ustadz Muhammad Alwan, S.P., menegaskan bahwa khataman bukanlah akhir dari perjalanan seorang santri dalam mempelajari Al-Qur’an.

Menurutnya, setelah menyelesaikan pendidikan di TPQ dan mengikuti khataman, para santri diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang tahfidz Al-Qur’an.

“Setelah khataman ini, kami berharap anak-anak dapat melanjutkan ke tahfidz. Ini bisa menjadi bekal bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan, baik ke pondok pesantren maupun ke sekolah umum,” ujar Muhammad Alwan.

Ia berharap kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an yang telah diperoleh para santri tidak berhenti setelah acara khataman. Sebaliknya, kemampuan tersebut perlu terus dikembangkan melalui proses belajar yang berkelanjutan.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an bukan hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk akhlak dan karakter anak.

Karena itu, melanjutkan pendidikan ke jenjang tahfidz dinilai menjadi salah satu pilihan bagi para santri untuk semakin memperkuat hafalan, kecintaan, serta kedekatan mereka dengan Al-Qur’an.

Bukan Sekadar Seremoni

Khataman dan Imtihan ke-X TPQ Bina Ummat Arab-Kenangan tidak hanya menjadi acara seremonial. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara santri, orang tua, guru, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam memberikan dukungan terhadap pendidikan keagamaan.

Bagi 15 santri yang mengikuti kegiatan tersebut, khataman menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Mereka tidak hanya menunjukkan hasil belajar, tetapi juga belajar membangun keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berinteraksi di tengah masyarakat.

Dukungan keluarga dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an. Sebab, proses membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus berakhlak membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Dengan terselenggaranya Khataman dan Imtihan ke-X, TPQ Bina Ummat Arab-Kenangan diharapkan terus berkontribusi dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat.

Khataman menjadi penanda sebuah tahapan telah dilalui, tetapi bukan tanda bahwa proses belajar harus berhenti. Justru setelah khataman, para santri diharapkan terus melangkah, memperdalam ilmu, meningkatkan hafalan, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan serta menghadapi masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *