Pesan H. Faurani Untuk TKD Kabupaten/kota Menangkan Prabowo-Gibran Agar Program Unggulan Terealisasi

 

MATARAM, SIARPOST.COM | Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi NTB, H. Faurani, saat menghadiri Roadshow di Kota Bima, Senin (11/12/2023) memberikan pesan kepada seluruh pengurus TKD Prabowo-Gibran Kabupaten/kota di NTB, untuk terus berjuang dan menjaga basis suara di daerah.

Cara ini harus dilakukan untuk kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang.  Sehingga sejumlah program unggulan Capres-cawapres nomor urut 2 yang pro rakyat terealisasi dengan baik.

Baca juga : TKD Prabowo-Gibran Dompu Prediksi Suara Jokowi di Pilpres 2019 Gabung ke Prabowo-Gibran

H. Faurani mengatakan bahwa potensi suara di NTB cukup signifikan, rata-rata berada di atas 60 persen berkaca di Pilpres 2019 yang lalu.

“Kita ini adalah daerah potensial kemenangan Prabowo-Gibran, pesan saya mari kita menjaga dan merawat suara ini dengan semangat serta optimis, ” Ujar H. Faurani.

Ia juga melihat semangat partai dan sayap-sayap serta kader partai koalisi yang proaktif dalam komitmen menjadi modal besar untuk kemenangan Prabowo-Gibran.

“Untuk merealisasikan program-program dari Bapak Prabowo-Gibran, kita harus bekerja dan memastikan suara kita sampai akar rumput terjaga, ” Katanya.

Dalam Roadshow di Kabupaten Bima pada Senin, H Faurani menyampaikan beberapa skema yang akan ditempuh secara khusus, begitu juga sinergi antara TKD Prabowo-Gibran NTB dan kabupaten harus terus diperkuat.

Baca juga : Pererat Kemitraan, Kominfo Lakukan Dialog Dengan Pewarta KLU

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran meyakini 8 program hasil terbaik cepat akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 7% sebagaimana ditargetkan oleh pasangan ini.

Untuk merealisasikan nya perlu kerja-kerja maksimal dari seluruh TKD Prabowo-Gibran di Daerah termasuk NTB.

Anggota Dewan Pakar TKN Drajad Hari Wibowo beberapa waktu lalu, mengatakan 8 program tersebut akan menyumbang dana yang sangat besar untuk ekonomi domestik.

“Di beberapa kesempatan saya ditanya bagaimana mewujudkan target Prabowo-Gibran 6-7%, ini salah salah satunya, karena ini akan menggelontorkan dana yang sangat besar kepada ekonomi domestik,” kata anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Drajad Hari Wibowo dalam acara Your Money Your Vote di CNBC Indonesia, Rabu (15/11/2023).

Delapan program hasil terbaik cepat merupakan visi-misi prioritas yang akan paling awal dilaksanakan apabila Prabowo-Gibran terpilih.

Program itu terdiri dari rencana meningkatkan sektor pertanian, kartu kesejahteraan, kenaikan gaji ASN, pembangunan desa dan pemberian bantuan tunai, mendirikan badan penerimaan negara, hingga memberikan makan siang dan susu gratis kepada anak Indonesia.

Baca juga : Wow! Suara Prabowo-Gibran di Lombok Barat Ditargetkan di Atas Capaian Pilpres Tahun 2019

Drajad mencontohkan pemberian makan siang dan susu gratis menjadi program yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dia mengatakan jumlah anak yang harus diberikan makan siang dan susu itu mencapai 82,9 juta orang.

Mantan peneliti INDEF itu mengatakan melalui program ini bisa dibayangkan berapa jumlah susu yang harus disiapkan pemerintah dari peternak-peternak lokal. Belum lagi, sentra produksi susu dan koperasi-koperasi yang akan terbantu secara ekonomi melalui program ini.

“Jadi bisa dibayangkan untuk memberikan susu gratis kepada sekian puluh juta anak SD itu kita memerlukan suplai susu yang besar sekali, berapa banyak peternak sapi yang harus kita berdayakan, sentra produksi susu, kemudian koperasi, jadi ini akan memutar ekonomi secara cepat,” ungkapnya.

Drajad mengatakan program pembangunan sekolah unggul, rumah sakit dan program kartu kesejahteraan akan memberikan dampak ekonomi serupa.

Selain itu, kata dia, program unggulan lainnya untuk mendorong ekonomi secara cepat adalah rumah murah, peningkatan produktivitas lahan pertanian, serta pembentukan badan penerimaan negara.

Drajad meyakini pembentukan badan penerimaan negara akan meningkatkan pemasukan negara mencapai 23% dari Produk Domestik Bruto.

“Penerimaan negara kita ini baru 12%, kami ingin menggenjot sampai ke 23%, ini bukan sesuatu yang mustahil,” kata Drajad. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *