Taliwang, SIAR POST – Aksi tak biasa dilakukan Lurah Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Demi memastikan kondisi saluran air dan mencegah banjir saat musim hujan.
Lurah Sampir Muhammad Jafar turun langsung masuk ke dalam saluran drainase untuk mengecek tinggi sedimentasi, Rabu (7/1/2026). Momen tersebut diabadikan dalam sejumlah foto dan beredar luas di media sosial.
Tak butuh waktu lama, unggahan itu pun menuai beragam komentar warganet. Mayoritas warga memberikan pujian atas keberanian dan konsistensi sang lurah yang dinilai rela turun langsung ke lapangan tanpa sungkan sebagai pejabat publik.
“Jarang ada lurah mau masuk got seperti itu. Salut, ini baru pemimpin yang benar-benar kerja,” tulis salah satu warganet.
Komentar lain menyebut aksi tersebut sebagai contoh kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.
“Tidak hanya duduk di kantor, tapi turun langsung melihat kondisi warga,” tulis akun lainnya.
Pengecekan sedimentasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah luapan air saat hujan deras, mengingat Kelurahan Sampir merupakan wilayah yang berada di pinggir sungai dan rawan genangan jika saluran air tersumbat.
Saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026), Lurah Sampir Muhammad Jafar membenarkan bahwa pengecekan tersebut dilakukan untuk memperkuat dasar pengajuan bantuan ke pemerintah daerah.
“Kami sudah bersurat ke Dinas Perkim terkait permohonan bantuan pengangkatan sedimentasi,” ujar Jafar.
Saat ditanya lokasi mana saja yang dinilai mengalami sedimentasi parah dan mendesak untuk ditangani, Jafar menegaskan bahwa hampir seluruh saluran utama mengalami pendangkalan.
Adapun dalam surat permohonan bantuan pengangkatan sedimentasi saluran air di jalan lingkungan Kelurahan Sampir, pihak kelurahan mengusulkan beberapa titik prioritas, yakni:
- Sepanjang Jalan H. Agus Salim
- Jalan Teratai (jalan depan Kantor Kelurahan Sampir)
- Jalan Kenanga
Jafar menjelaskan, surat permohonan tersebut telah disampaikan sejak akhir tahun 2025 dan langsung mendapat respons dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).
“Alhamdulillah, setelah surat kami sampaikan, langsung ditindaklanjuti. Dua staf dari Dinas Perkim sudah turun melakukan pengecekan lapangan,” jelasnya.
Warga Kelurahan Sampir pun berharap, langkah cepat lurah dan respons dinas terkait ini dapat segera berujung pada pengangkatan sedimentasi, sehingga risiko banjir dan genangan air di lingkungan mereka bisa diminimalisir.
Aksi turun langsung ke drainase ini sekaligus menjadi gambaran kepemimpinan yang dinilai warga hadir, peduli, dan mau bekerja nyata di lapangan, bukan sekadar instruksi dari balik meja.
Redaksi | SIAR POST














