WNA Prancis Ditemukan Tewas di Gili Air, Polisi Dalami Dugaan Gantung Diri

Lombok Utara,SIARPOST— Ketenangan kawasan wisata Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, mendadak terusik setelah seorang Warga Negara Asing (WNA) perempuan asal Prancis ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Sabtu (10/01/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di depan teras rumah, memicu perhatian serius aparat keamanan.

Korban diketahui bernama Lyna Normies (35), warga negara Prancis yang tinggal sementara di Gili Air. Penemuan jasadnya pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 Wita setelah seorang rekan senegaranya mendatangi rumah kontrakan korban untuk memastikan kondisinya.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada aparat setempat dan ditangani oleh Polsubsektor Gili Indah bersama Polsek Pemenang serta Sat Reskrim Polres Lombok Utara. Garis polisi langsung dipasang guna mengamankan lokasi kejadian dan mencegah kerumunan warga maupun wisatawan.

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, IPTU I Komang Wilandra, menjelaskan bahwa langkah cepat dilakukan untuk memastikan tidak ada indikasi tindak pidana lain di balik peristiwa tersebut.

“Dari hasil awal pemeriksaan di TKP, korban diduga meninggal akibat gantung diri. Namun kami tetap melakukan pendalaman secara menyeluruh, termasuk memeriksa saksi dan barang bukti,” ujarnya.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk warga sekitar dan rekan korban. Polisi juga melakukan olah TKP secara detail untuk merekonstruksi kejadian serta menelusuri latar belakang korban selama berada di Gili Air.

Peristiwa ini menjadi perhatian di kawasan pariwisata internasional tersebut, mengingat Gili Air dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan mancanegara.

Aparat kepolisian memastikan penanganan dilakukan secara profesional dan transparan, termasuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait.

Hingga saat ini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kematian korban dan menutup kemungkinan lain di luar dugaan awal.(Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *