JAKARTA, SIAR POST – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Mori Hanafi, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menginisiasi program Sekolah Rakyat sebagai upaya nyata menghadirkan keadilan sosial di sektor pendidikan.
Hingga Januari 2025, program ini telah terealisasi di 166 titik dan ditargetkan berkembang menjadi 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Menurut Mori, kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan negara terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan formal.
“Ini langkah besar dan sangat strategis. Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara hadir untuk anak-anak yang paling membutuhkan. Sekolah Rakyat adalah simbol keadilan sosial di bidang pendidikan,” ujar Mori di Jakarta, Selasa (13/1/2025).
Ia menilai, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi solusi konkret dalam menekan angka putus sekolah, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang lebih siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Mori berharap distribusi 500 Sekolah Rakyat ke depan dilakukan secara adil dan merata, dengan memberi perhatian khusus pada daerah yang masih tertinggal.
Ia secara spesifik mendorong agar Pulau Sumbawa, terutama wilayah Bima dan Sumbawa, menjadi prioritas utama.
“Target 500 Sekolah Rakyat ini harus dibagi secara adil. Daerah-daerah dengan kebutuhan akses pendidikan tinggi, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, perlu mendapatkan perhatian khusus,” tegasnya.
Mori juga mengajak pemerintah daerah untuk tidak pasif dan segera mengambil peran strategis, mulai dari menyiapkan lahan, menyusun data anak putus sekolah, hingga membangun dukungan sosial agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Ini momentum besar bagi daerah. Jangan sampai peluang ini terlewat hanya karena kurangnya kesiapan,” pungkas Mori. (Yudis/Redaksi)














