Pemkab Lombok Utara Pusatkan Seluruh Kegiatan Keagamaan di Islamic Center



‎Lombok Utara,SIARPOST — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menegaskan arah pengembangan Islamic Center sebagai pusat utama seluruh kegiatan keagamaan pemerintah daerah sekaligus ruang bersama organisasi-organisasi keislaman. Penetapan fungsi ini dilakukan agar penggunaan anggaran daerah lebih terarah dan tidak tumpang tindih.

‎Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar,Pada kamis 17/1/2026 menjelaskan bahwa penetapan lokasi Islamic Center bukan sekadar penamaan, melainkan bagian dari perencanaan jangka panjang yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah akan mengalokasikan anggaran secara berkala setiap tahun agar pembangunan berjalan bertahap namun berkelanjutan.

‎“Supaya kita tidak salah dalam menggunakan anggaran. Kita anggarkan setiap tahun sesuai kemampuan daerah, dan insyaallah kegiatan-kegiatan keagamaan besar dari pemerintah akan kita pusatkan di Islamic Center,” ujar Najmul Akhyar.

‎Bupati Najmul Akhyar menyebutkan, bahwa saat ini Islamic Center telah resmi diluncurkan, bersamaan dengan pembangunan dan perubahan fisik yang dilakukan pada tahun ini. Ke depan, kawasan tersebut masih akan dikembangkan, termasuk rencana perluasan lahan untuk menunjang fungsi yang lebih luas.

‎Salah satu langkah strategis yang disiapkan pemerintah daerah adalah relokasi sejumlah dinas, dimulai dari Dinas Kesehatan. Menurut Bupati Najmul, kantor Dinas Kesehatan saat ini sudah tidak lagi memadai karena keterbatasan ruang dan bertambahnya bidang pelayanan.

‎“Kalau Dinas Kesehatan nanti sudah dibangun di luar, maka tempat ini akan kita jadikan operasional Islamic Center secara penuh,” jelasnya.

‎Tidak hanya itu, Islamic Center juga dirancang sebagai pusat sekretariat organisasi-organisasi keagamaan. Ke depan, sejumlah ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, NW, NWDI, dan lainnya direncanakan dapat berkantor di satu kawasan yang sama.

‎Relokasi dinas, lanjut Bupati Najmul, tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah akan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing OPD, termasuk Disperindag yang saat ini dinilai masih menggunakan bangunan lama yang perlu penataan ulang.

‎Terkait target penyelesaian, Bupati Najmul menegaskan pemerintah tidak ingin memaksakan pembangunan. Namun ia berharap seluruh rencana besar Islamic Center dapat dituntaskan dalam masa kepemimpinannya.

‎“Kami tidak mau berlari-lari. Pokoknya sesuai kemampuan daerah, tapi kami ikhtiarkan di masa perkhidmatan kami ini bisa selesai,” pungkasnya.(Niss)

Exit mobile version