TKI Asal Ambalawi Bima Terbaring Lumpuh Akibat Stroke di Malaysia, Tak Bisa Pulang karena Terkendala Biaya, Open Donasi

BIMA, NTB (SIAR POST) – Nasib pilu dialami Adnan (49), seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Dusun Talarasa Bou, Desa Talapiti, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia dikabarkan terbaring sakit akibat stroke di Malaysia dan hingga kini belum bisa kembali ke kampung halamannya karena terkendala biaya pemulangan.

Adnan diketahui bekerja di Malaysia. Namun di tengah perjuangannya mencari nafkah untuk keluarga, ia justru mengalami sakit yang cukup parah hingga harus menjalani perawatan dan tidak lagi mampu beraktivitas.

Kondisi tersebut membuat keluarga di kampung halaman diliputi kecemasan. Mereka mengaku tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk membiayai proses pemulangan Adnan ke Indonesia.

Pihak keluarga pun telah berupaya melakukan berbagai cara agar Adnan dapat dipulangkan. Melalui pesan yang beredar di tengah masyarakat, keluarga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun para dermawan.

“Ini bukan hanya bicara hukum, tetapi juga tentang kepedulian dan memanusiakan manusia. Kami berharap pemerintah dapat membantu memulangkan Saudara Adnan agar bisa berkumpul kembali dengan istri, anak, dan keluarganya,” demikian isi pesan yang disampaikan keluarga.

Informasi mengenai kondisi Adnan juga diunggah oleh Relawan Dana Mbojo melalui media sosial Facebook. Dalam unggahan tersebut, relawan mengajak masyarakat untuk bergotong royong membantu biaya kepulangan Adnan yang hingga kini masih terbaring sakit di Malaysia.

Relawan menyebut keluarga Adnan tidak memiliki dana yang cukup untuk membiayai proses pemulangan dari Malaysia ke Indonesia. Karena itu, mereka membuka penggalangan donasi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Adnan tercatat sebagai warga Dusun Talarasa Bou, RT 017/RW 007, Desa Talapiti, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Ia lahir di Kole pada 4 Juni 1977.

Keluarga berharap uluran tangan dari berbagai pihak dapat mempercepat kepulangan Adnan sehingga ia bisa menjalani perawatan lebih dekat bersama keluarga di tanah kelahirannya.

Bagi masyarakat yang ingin membantu, relawan menginformasikan bahwa donasi dapat disalurkan melalui rekening BSI atas nama Hadijah dengan Nomor Rekening 7361770409. Konfirmasi transfer dapat dilakukan melalui nomor 0852-4570-7127.

Keluarga berharap kepedulian masyarakat menjadi jalan agar Adnan segera dapat dipulangkan ke Indonesia dan mendapatkan penanganan serta dukungan dari orang-orang terdekatnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *