Bukan Sekadar Janji, Orang Tua Ungkap Perubahan Nyata Anak Setelah Belajar di Chili House

Lombok Utara,SIARPOST – Kepercayaan orang tua terhadap sebuah lembaga pendidikan tidak lahir dari slogan atau promosi, melainkan dari perubahan nyata yang mereka lihat setiap hari pada anak-anaknya.

Itulah yang tergambar dari kesan dan pesan para wali murid Chili House Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengaku menyaksikan langsung perkembangan buah hati mereka sejak mengikuti pendidikan di Chili house.

Salah seorang wali murid, Husnul Khotimah (Ibu Fia), mengaku bangga melihat perubahan anaknya yang sebelumnya dikenal pemalu. Kini, sang anak tidak hanya lebih percaya diri, tetapi juga telah mampu membaca dan menulis dengan baik.

“Chili House maju terus pantang menyerah. Walaupun orang ngomong apa-apa di luar, biarkan. Tidak usah diladeni ngomong orang, asalkan jangan dihiraukan sudah. Artinya kita butuh bukti, karena anak saya inilah. Anak saya itu pemalu, nggak mau ngomong-ngomong, tapi sekarang udah bisa membaca, menulis semuanya. Saya bangga karena Chili House. Saya sayang sekali. Terima kasih. Chili House is the best! Chili House!” ujarnya Senin 22/06/2026

Senada dengan itu, Sumawadi (Ayah Hito) yang mewakili wali murid lainnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik Chili House atas dedikasi mereka dalam mendampingi proses belajar anak-anak.

Menurutnya, perhatian dan bimbingan para guru menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Iya. Baik, terima kasih. Saya, perwakilan dari wali murid, mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan, gaya, dan perhatian untuk para guru atas bimbingan yang mendidik anak-anak kami dari awal sampai akhir, bisa sukses dalam menempuh pendidikannya ke depan. Dan semoga Chili House selalu maju, berkembang, dan selalu menjadi panutan di masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Hariati Puspita, orang tua dari Ayu, menceritakan perubahan luar biasa yang dialami putrinya sejak bergabung di Chili House pada usia sekitar tiga setengah tahun. Menurutnya, saat pertama masuk, Ayu belum lancar berbicara dan masih kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Namun, seiring proses pembelajaran yang dijalani, perkembangan putrinya dinilai sangat signifikan.

“Halo, saya ini mamanya Ayu. Pertama kali dia masuk Ayu di Chili House, Ayu itu masih umur sekitar kurang lebih 3 tahun setengah. Awalnya dia belum bisa bicara, terus dia nggak bisa bergaul, tapi setelah masuk di sini dia jadi bisa mandiri. Terus untuk bergaulnya bagus. Terus perkembangan dia ngomong juga bagus. Dan sekarang si Ayu ini anaknya udah pintar, ceria, dan pokoknya nggak kepikiran dia akan jadi seperti itu. Itu sudah lebih, sangat lebih dari yang diharapkan. Terima kasih Chili House,” ungkapnya.

Berbagai pengalaman para orang tua tersebut menjadi gambaran bahwa ukuran keberhasilan pendidikan bukan hanya terlihat dari kegiatan di ruang kelas, tetapi juga dari perubahan sikap, kemampuan, dan kepercayaan diri anak dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para wali murid, perkembangan yang mereka saksikan secara langsung menjadi alasan utama tetap menaruh kepercayaan kepada Chili House sebagai tempat tumbuh dan belajar bagi putra-putri mereka.(Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *