MATARAM, SIAR POST – Dua atlet putri Kick Boxing asal Kabupaten Lombok Barat menjadi sorotan pada ajang Porprov NTB 2026. Di balik wajah yang anggun, Ida Lindawati dan Anjani Ramadina tampil garang di atas ring hingga sama-sama mempersembahkan medali emas bagi kontingen Lombok Barat.
Kisah perjuangan keduanya pun menginspirasi. Ida Lindawati harus mengorbankan waktu bersama keluarga, bahkan meninggalkan anak dan pekerjaannya selama berbulan-bulan demi fokus menjalani latihan.
“Untuk Porprov ini saya meninggalkan anak saya dan pekerjaan saya. Alhamdulillah akhirnya bisa meraih medali emas. Kunci saya hanya satu, disiplin. Orang yang hebat bisa dikalahkan oleh orang yang disiplin,” ujar Ida usai pertandingan.
Bertanding di kelas low kick 48 kilogram, Ida sukses menaklukkan atlet asal Kabupaten Sumbawa Barat. Ia mengaku menjalani persiapan serius selama sekitar enam bulan terakhir sebelum tampil di Porprov NTB 2026.
Sementara itu, atlet muda Anjani Ramadina juga mencuri perhatian. Siswi kelas XII SMA tersebut berhasil meraih medali emas di kelas low kick 60 kilogram setelah mengalahkan lawannya dari Kabupaten Bima.
Anjani mengaku perjalanan menuju podium emas tidak lepas dari dukungan orang tua, dan Sekretaris/Manager Miq Rahim Gilimas serta pengurus Pengcab KBI Lobar yang terus memberinya semangat selama menjalani latihan.
“Saya memang tidak terlalu lama menyiapkan diri, tapi ada rahasia. Dukungan orang tua dan pelatih sangat luar biasa. Saya juga selalu latihan disiplin dan bersungguh-sungguh,” katanya.
Menariknya, sebelum mengenal Kick Boxing, Anjani lebih dahulu menekuni pencak silat sejak kecil. Saat SMP ia sempat aktif di olahraga basket, sebelum akhirnya memilih Kick Boxing ketika duduk di bangku SMA.
Ia berharap prestasi di Porprov NTB 2026 menjadi langkah awal menuju level yang lebih tinggi.
“Saya ingin bisa mewakili NTB di PON bahkan tampil di tingkat nasional,” ungkapnya penuh optimisme.
Prestasi Ida dan Anjani menjadi bagian dari keberhasilan besar tim Kick Boxing Lombok Barat yang tampil gemilang pada Porprov NTB 2026. Dari 13 atlet yang diterjunkan, Lombok Barat berhasil mengoleksi 4 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu, sekaligus menempati peringkat ketiga dalam klasemen perolehan medali cabang olahraga Kick Boxing.
Ketua Umum KONI Lombok Barat, Abubakar Abdullah, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan atlet muda asli daerah yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Seluruh peraih emas kali ini merupakan atlet generasi baru hasil pembinaan Lombok Barat. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan para pelatih berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.














