SQ Literasi gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 dan Dialog Jelang Muktamar NU ke-35

Mataram, SIAR POST – Komunitas SQ Literasi menggelar Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia yang dirangkai dengan Dialog Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Kegiatan ini berlangsung di KOJO Mataram, Jalan Sriwijaya No. 25, Kota Mataram, sebagai ruang silaturahmi, diskusi, dan penguatan semangat literasi di tengah masyarakat 19-20 juli 2026.

kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bertemunya pegiat literasi, akademisi, mahasiswa, warga Nahdliyin, dan masyarakat umum untuk berdialog mengenai tantangan serta peluang Nahdlatul Ulama menjelang Muktamar ke-35.

Suaeb Qury pendiri SQ Literasi mengatakan bahwa kegiatan ini memadukan semangat kebersamaan melalui olahraga dengan tradisi intelektual melalui dialog.

Menurutnya, sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai kalangan, sementara diskusi menjadi ruang bertukar gagasan mengenai peran NU dalam memperkuat kehidupan keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Melalui nobar Piala Dunia, kami ingin menghadirkan suasana yang akrab dan inklusif. Setelah itu, peserta diajak berdialog mengenai harapan dan gagasan menyongsong Muktamar NU ke-35 sebagai momentum memperkuat peran organisasi dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Selain menyaksikan pertandingan bersama, peserta juga mengikuti dialog yang membahas penguatan tradisi literasi, kaderisasi, kepemimpinan, serta kontribusi NU dalam membangun masyarakat yang moderat, toleran, dan berkemajuan.

SQ Literasi berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan budaya membaca dan berdiskusi, sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif untuk menyongsong Muktamar NU ke-35.

“Melalui perpaduan olahraga, literasi, dan dialog kebangsaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan serta partisipasi masyarakat dalam membangun masa depan bangsa” jelasnya

Sejumlah tokoh muda NU tanpak hadir, di antaranya Akhdiansyah, Umar Ahmad Seth, M. Husni Abidin, Abdul Hafiz, Hery Widodo, Sabolah, M. Azami Hery Nurdiansyah dan kurang lebih 70 an pimpinan serta kader Banom dan lembaga NU di wilayah NTB. (Red)

Exit mobile version