“Sade bukan sekadar kumpulan bangunan. Di sana ada ruang hidup masyarakat, arsitektur tradisional, adat, sejarah dan identitas budaya Sasak,” kata Iqbal.
Karena itu, proses rekonstruksi harus berjalan cepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat, namun tetap mempertahankan karakter dan keaslian Desa Adat Sade.
Gubernur Iqbal menegaskan seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pola kerja pemerintahan yang lebih efektif.
“Yang sedang kita benahi bukan sekadar struktur pemerintahan, tetapi cara kita bekerja. Pemerintahan harus semakin siap, semakin terintegrasi dan semakin cepat hadir ketika masyarakat membutuhkan,” pungkasnya. (Kominfotik)














