Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia, KBTI Lombok Utara Jadikan Tahun Kencana Momentum Perkuat Persaudaraan

LOMBOK UTARA, SIARPOST — Setengah abad perjalanan Saṅgha Theravāda Indonesia menjadi momentum penting bagi Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) Kabupaten Lombok Utara untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian, persaudaraan dan kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Momentum tersebut akan diperingati melalui Perayaan Tahun Kencana 50 Tahun Saṅgha Theravāda Indonesia yang dirangkaikan dengan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Magabudhi, di Vihara Satta Bojjhanga Tebango, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Minggu, 6 September 2026.

Ketua KBTI Kabupaten Lombok Utara, PMd. Surdianto, A.Md., mengatakan peringatan tersebut tidak semata-mata menjadi agenda perayaan, tetapi menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan panjang Saṅgha Theravāda Indonesia dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Menurutnya, perjalanan 50 tahun merupakan rentang waktu yang panjang dan sarat dengan dedikasi. Selama perjalanan tersebut, kehidupan umat Buddha terus berkembang melalui berbagai bidang, mulai dari spiritual, pendidikan hingga sosial dan kemasyarakatan.

“Setengah abad bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang diwarnai dedikasi, pengabdian, serta kontribusi dalam menjaga dan mengembangkan kehidupan keagamaan Buddha di Indonesia,” ujar Surdianto kepada Postkotantb.com.

Ia menjelaskan, semangat yang ingin dibangun melalui Tahun Kencana tersebut adalah bagaimana nilai-nilai Dhamma tidak hanya diwujudkan dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, perayaan di Lombok Utara diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan umat sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat luas.

“Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan internal umat Buddha, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat luas,” katanya.

Surdianto menilai keberagaman yang ada di Lombok Utara merupakan kekuatan yang perlu terus dirawat bersama. Semangat toleransi, kerukunan dan kepedulian sosial menjadi nilai penting yang harus terus dipelihara di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Selain Tahun Kencana 50 Tahun Saṅgha Theravāda Indonesia, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Syukuran HUT Magabudhi. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap umat dan tokoh Buddhis yang selama ini telah mengambil bagian dalam membangun kehidupan umat serta ikut memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

KBTI Lombok Utara memperkirakan kegiatan tersebut akan dihadiri sekitar 1.500 umat dan masyarakat. Besarnya partisipasi yang diperkirakan hadir menunjukkan bahwa momentum tersebut bukan hanya memiliki arti penting bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan di tengah masyarakat Lombok Utara.

Perayaan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA tersebut diharapkan dapat membawa pesan lebih luas tentang pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.

Bagi KBTI Lombok Utara, perjalanan 50 tahun Saṅgha Theravāda Indonesia bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi pijakan untuk meneruskan semangat pengabdian dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan partisipasi rekan-rekan media dalam menginformasikan kegiatan ini kepada masyarakat luas,” ucap Surdianto.

Ia berharap nilai-nilai positif dari perayaan tersebut dapat terus menyebar dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga toleransi, persaudaraan dan keharmonisan kehidupan masyarakat di Lombok Utara.(Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *