Heboh! Istri Polisi Mengaku Dipaksa Gugurkan Kandungan Oleh Suami, Dicekoki Obat hingga Diintimidasi

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"tilt_shift":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

“Saya sudah membawa surat keterangan dokter. Surat itu menyatakan ada kekerasan akibat ucapan suami saya yang mendorong saya untuk mengakhiri hidup,” ungkapnya.

W menduga keberadaan suaminya sebagai anggota polisi membuat dirinya merasa semakin tertekan ketika hendak mencari keadilan.

Ia bahkan mengaku pernah mendapat peringatan agar tidak memviralkan persoalan tersebut. “Saat saya mau mengungkap permasalahan ini dan memviralkannya, ada yang mengatakan kalau saya viralkan nanti anggota lain bisa melaporkan saya. Itu dari atasan suami saya,” ujarnya.

Namun saat Kapolsek Jereweh dimintai klarifikasi pada Rabu (23/9/2026), ia mengatakan bahwa persoalan ini terjadi sebelum ia menjabat sebagai Kapolsek Jereweh.

W merasa lelah karena menurutnya ketika hendak melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya, justru dirinya mendapatkan tekanan.

“Saya capek diintimidasi. Saat saya mau melaporkan fakta, malah saya diancam dan diintimidasi,” katanya.

Selain dugaan pemaksaan aborsi dan kekerasan psikis, W juga mengaku memiliki bukti percakapan yang menurutnya mengarah pada dugaan perselingkuhan suaminya. Namun, ia menegaskan laporan yang disampaikannya ke Mabes Polri berfokus pada dugaan aborsi dan kekerasan psikis.

Hingga berita ini ditulis, media masih berupaya menghubungi pihak Polres Sumbawa Barat untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan lengkap mengenai proses penanganan pengaduan tersebut, termasuk tudingan bahwa laporan W sebelumnya tidak diterima serta dugaan intimidasi yang disampaikannya.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat yang dihubungi media ini belum memberikan informasi dan klarifikasi lengkap terkait kasus tersebut.

Keterangan dari pihak Briptu AR dan pihak lain yang disebut dalam pengakuan W masih diperlukan untuk memperoleh gambaran yang berimbang mengenai perkara tersebut. (Red)

Exit mobile version