Bang Gobel Kritik Kondisi Bangsa dalam Aksi Sumpah Pemuda Mahasiswa UMMat di Mataram

MATARAM, SIAR POST — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Mataram diwarnai aksi turun ke jalan yang melibatkan sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat). Menariknya, aksi tersebut tidak hanya diikuti mahasiswa, tetapi juga dihadiri Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UMMat yang turut menyampaikan orasi di hadapan peserta.

Aksi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyuarakan kegelisahan sekaligus menyampaikan kritik terhadap kondisi bangsa, terutama menyangkut situasi politik, ekonomi, serta masa depan generasi muda Indonesia.

Salah satu pembicara yang tampil dalam aksi tersebut adalah Kaharudin, yang akrab disapa Bang Gobel. Dalam orasinya, ia mengingatkan kembali besarnya peran pemuda dalam sejarah perjuangan dan berdirinya bangsa Indonesia.

Menurutnya, semangat perjuangan generasi muda yang telah diwariskan para pendahulu harus tetap hidup dan menjadi kekuatan untuk mengawal arah perjalanan bangsa.

Namun, ia menilai kondisi politik dan ekonomi nasional saat ini menghadirkan ketidakpastian yang berpotensi membuat masa depan generasi muda semakin sulit.

“Bangsa ini didirikan oleh kaum muda. Sudah seharusnya negara menjamin kebebasan dan kesejahteraan bagi kami, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Bang Gobel juga melontarkan kritik terhadap kelompok-kelompok yang dinilainya justru mengambil keuntungan di tengah kondisi bangsa yang sedang menghadapi berbagai persoalan.

Ia mengajak seluruh elemen pemuda untuk tidak tinggal diam, melainkan bangkit dan membangun gerakan bersama demi menciptakan perubahan.

Menurutnya, momentum Sumpah Pemuda tidak boleh hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, semangat persatuan dan keberanian menyampaikan aspirasi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ia berharap gerakan mahasiswa di lingkungan UMMat mampu melahirkan kepemimpinan gagasan sekaligus memberikan contoh praktik gerakan yang progresif.

Bahkan, ia mendorong mahasiswa UMMat agar tidak hanya berkontribusi di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memberikan pengaruh bagi perkembangan gerakan mahasiswa di tingkat nasional hingga internasional.

Wakil Dekan Turut Hadir dalam Aksi

Kehadiran Wakil Dekan Fisipol UMMat dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian aksi peringatan Sumpah Pemuda. Keterlibatan unsur pimpinan fakultas menunjukkan adanya ruang partisipasi bagi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi melalui kegiatan tersebut.

Meski demikian, pernyataan-pernyataan kritis dan bernada keras yang disampaikan dalam orasi merupakan pandangan pribadi masing-masing pembicara dan tidak serta-merta mencerminkan sikap resmi fakultas maupun Universitas Muhammadiyah Mataram.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan tertulis dari pihak manajemen UMMat mengenai substansi orasi maupun sejumlah seruan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat Sumpah Pemuda harus tetap relevan dengan tantangan zaman. Pemuda bukan sekadar pewaris masa depan bangsa, tetapi juga memiliki peran penting untuk mengawal kebebasan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *