Rayakan 5 Tahun, NTB Care Turun ke Pelosok: Donor Darah, Pengobatan Gratis hingga Bibit Nila untuk Warga

Mataram, SIAR POST – Memasuki usia ke-5, NTB Care memilih merayakannya dengan cara yang berbeda. Bukan seremoni mewah, organisasi sosial ini justru turun langsung ke pelosok melalui aksi bakti sosial terpadu yang menyasar masyarakat dengan akses layanan terbatas.

Kegiatan yang dimulai pada 20 April 2026 ini mencakup pembagian bibit ikan nila, layanan pengobatan gratis, hingga aksi donor darah.

Program ini menjadi bagian dari komitmen NTB Care untuk menghadirkan layanan yang selama ini lebih mudah diakses di perkotaan, agar bisa dirasakan juga oleh masyarakat di daerah terpencil.

Direktur NTB Care, Yuni Burhany, mengatakan masih terdapat kesenjangan nyata antara masyarakat kota dan desa dalam hal akses kesehatan. Warga di perkotaan relatif mudah mendapatkan layanan medis dan stok darah, sementara di pelosok kondisi tersebut masih menjadi tantangan.

“Masih ada jurang yang tak terlihat. Di kota orang mudah berobat, mudah dapat darah saat darurat. Di pelosok, puskesmas jauh, tenaga medis terbatas, bahkan stok darah sering tidak tersedia,” ujarnya.

Karena itu, donor darah menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. NTB Care ingin membangun kesadaran bahwa kebutuhan darah bersifat darurat dan bisa terjadi pada siapa saja, kapan saja.

Gerakan donor darah diharapkan tidak lagi bersifat insidental, tetapi menjadi budaya yang tumbuh hingga ke tingkat desa.

Selain itu, layanan pengobatan gratis juga menjadi bentuk nyata bahwa akses kesehatan bukan sekadar bantuan sosial, melainkan hak dasar setiap warga. Tim medis dan relawan akan menyasar wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.

Di sisi lain, pembagian bibit ikan nila juga menjadi upaya mendorong ketahanan gizi sekaligus ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh sumber protein hewani secara mandiri sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.

NTB Care juga mengajak masyarakat luas untuk terlibat dalam gerakan ini, baik melalui partisipasi langsung maupun dukungan penyebaran informasi.

“Donor darah hanya butuh waktu singkat, tapi bisa menyelamatkan nyawa. Begitu juga dengan aksi kecil lainnya, dampaknya bisa besar bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Yuni.

Melalui peringatan lima tahun ini, NTB Care menegaskan komitmennya untuk terus hadir dari pinggiran, memastikan bahwa keadilan layanan kesehatan tidak hanya dirasakan di kota, tetapi juga hingga ke kampung-kampung terpencil di Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, NTBCare juga telah melakukan baksos di sejumlah daerah di NTB, seperti pembagian bibit Nila di Lombok Tengah, donor darah, Khitanan Masal di Sumbawa Barat, Operasi Bibir Sumbing, dan banyak lagi kegiatan lainnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *