“Berharap Anaknya Pulang” Status Haru Ayah Remaja Terduga Pelaku Pembunuhan Pasutri di Raberas Bikin Tersentuh

SUMBAWA, NTB – Kasus dugaan pembunuhan terhadap pasangan suami istri lansia di Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng, Kabupaten Sumbawa, menyisakan kisah pilu yang menyentuh hati publik.

Sebelum remaja berinisial H (17), yang kini diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap pasutri lansia tersebut diamankan polisi, ayah kandungnya ternyata sempat mengunggah status bernada haru di media sosial untuk mencari anaknya yang pergi meninggalkan rumah.

Dalam unggahan yang beredar dan dibagikan akun media sosial Samarasia, ayah remaja tersebut menulis kalimat penuh kesedihan:
“Angin tolong sampaikan padanya suruh dia pulang dan katakan padanya marahku bukan membencinya, tapi aku ingin tahu betapa kerasnya dunia ketika orang tuamu sudah tidak ada.”

Tak hanya itu, pada unggahan lain, sang ayah juga membagikan foto anaknya sambil meminta bantuan warga apabila melihat keberadaan H agar segera menghubunginya.

Narasi yang diunggah akun Samarasia menyebutkan bahwa H sebelumnya memang telah meninggalkan rumah dan diduga sempat bertemu rekannya bernama Restu. Ia kemudian menginap di rumah nenek temannya tersebut.

Pihak keluarga disebut sudah berusaha mencari keberadaan remaja itu sebelum tragedi berdarah di Raberas terjadi.

Dalam unggahan tersebut juga disampaikan dugaan sementara mengenai kronologi kejadian. H diduga berada dalam tekanan hidup, meninggalkan rumah tanpa bekal uang, hingga akhirnya mencoba melakukan pencurian di rumah tempat ia menumpang.

Namun aksi tersebut diduga diketahui oleh pemilik rumah, sehingga berujung pada dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan pasangan lansia itu meninggal dunia.

“Allahualam, entah apa yang ada di pikirannya sehingga tega melakukan perbuatan itu. Perbuatan yang sangat tidak pantas,” tulis akun tersebut.

Usai kejadian, H disebut melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah barat menuju wilayah Alas. Namun motor yang digunakannya mogok di perjalanan karena kehabisan bensin.

Warga yang curiga kemudian menghubungi pihak kepolisian hingga akhirnya H diamankan di Dusun Tengkal, Desa Dalam, Kecamatan Alas, Minggu pagi (24/5/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *