DOMPU – Kirab Api Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB XII Tahun 2026 terus berlanjut. Setelah menempuh perjalanan dari Kota Bima dan Kabupaten Bima, api kebanggaan olahraga Nusa Tenggara Barat itu kini disemayamkan di Kantor Bupati Dompu, Senin (13/7/2026), sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat pada Selasa pagi.
Api PORPROV NTB XII yang diambil dari kawasan Gunung Sangiang, Kabupaten Bima, menjadi simbol semangat persatuan dan sportivitas menjelang pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Rombongan kirab memulai perjalanan dari Kantor Wali Kota Bima pukul 07.30 WITA. Setelah dikirab menggunakan sepeda mengelilingi Kota Bima, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bima dan kembali memulai etape berikutnya dari Kantor Bupati Bima sekitar pukul 09.00 WITA.
Di Kabupaten Bima, rombongan kirab yang dipimpin Wakil Ketua KONI NTB, Ridwan Syah, disambut langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi. Selain menerima penyambutan, rombongan juga dijamu makan siang di Kantor Bupati sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dompu.
Sekitar pukul 11.00 WITA, Api PORPROV NTB XII tiba di Dompu. Rombongan kemudian melakukan kirab mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Dompu sebelum beristirahat. Pada sore hari pukul 15.30 WITA, kirab kembali dilanjutkan mengelilingi kota hingga berakhir di Kantor Bupati Dompu.
Penyambutan di Kantor Bupati Dompu dirangkaikan dengan acara pelepasan resmi Kontingen PORPROV Kabupaten Dompu. Dalam prosesi tersebut, pembawa obor Fadlin menyerahkan api kepada Wakil Ketua KONI NTB Ridwan Syah, yang kemudian menyerahkannya kepada Bupati Dompu Bambang Firdaus.
Bupati Dompu menyambut kedatangan Api PORPROV NTB XII dengan penuh antusias. Menurutnya, kirab api menjadi simbol semangat olahraga sekaligus motivasi bagi para atlet daerah untuk memberikan prestasi terbaik pada ajang PORPROV NTB 2026.
Hal senada juga disampaikan Bupati Bima. Kedua kepala daerah menegaskan bahwa PORPROV merupakan momentum penting dalam pembinaan atlet daerah. Ajang ini dinilai harus terus dijaga keberlangsungannya sebagai wadah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional.














