Lombok Utara, SOARPOST – Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, kolaborasi antara Polsek Bayan dan Pemerintah Desa Akar-Akar menghadirkan contoh nyata bahwa kepedulian tidak harus menunggu momentum besar. Melalui program SADEBE (Sahabat Desa Berbagi), bantuan langsung disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, mulai dari para lanjut usia hingga anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat itu kembali digelar pada 24 Juli 2026. Personel Polsek Bayan bersama Kepala Desa Akar-Akar, staf desa, dan perangkat kewilayahan mendatangi sejumlah dusun untuk menyerahkan paket sembako kepada para lansia serta perlengkapan sekolah bagi para pelajar yang membutuhkan.
Pendekatan jemput bola tersebut dinilai lebih bermakna karena bantuan diberikan langsung ke rumah-rumah penerima. Selain meringankan beban masyarakat, kehadiran aparat kepolisian dan pemerintah desa juga menjadi ruang mempererat komunikasi serta memastikan kondisi sosial warga tetap terpantau.
Kepala Desa Akar-Akar, Budi Priyo Santosa, menegaskan bahwa program SADEBE sepenuhnya lahir dari semangat gotong royong masyarakat dan para donatur, bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Kegiatan Sahabat Desa Berbagi (SADEBE) tidak menggunakan APBDes. Program ini murni berasal dari swadaya para donatur, teman-teman secara pribadi, maupun pihak lain yang memberikan bantuan tanpa ikatan,” ujarnya.
Menurut Budi, sasaran program ini diprioritaskan kepada masyarakat lanjut usia dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, warga yang mengalami sakit menahun, serta anak-anak yatim maupun piatu dari keluarga kurang mampu.
Ia menjelaskan, SADEBE tidak sekadar menjadi kegiatan berbagi bantuan, tetapi juga menjadi wadah bagi pemerintah desa untuk lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga, pemerintah desa dapat mengetahui kondisi riil yang dihadapi masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat melalui kegiatan Jumatan Keliling. Kami ingin menghadirkan kepedulian yang tidak hanya berbentuk bantuan material, tetapi juga berbagi kebahagiaan, perhatian, dan mempererat keharmonisan antara masyarakat dengan pemerintah desa,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bayan, IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Desa Akar-Akar yang secara konsisten menjalankan program sosial tersebut.
“Program SADEBE merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Ketika kepedulian tumbuh, maka keamanan, keharmonisan, dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin kuat,” ujar IPTU I Wayan Cipta Naya.
Melalui SADEBE, Polsek Bayan dan Pemerintah Desa Akar-Akar ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya melalui pelayanan keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Harapannya, program ini terus berkembang dan menjadi gerakan bersama dalam membangun solidaritas sosial di Kabupaten Lombok Utara.(Niss)














