PRAYA TENGAH, LOMBOK TENGAH — Keresahan warga semakin memuncak setelah dua malam peninjauan langsung awak media di pasar malam Cumarang Ria Interprize, Desa Jurang Jaler, Lombok Tengah menemukan adanya dugaan permainan rolet yang diduga berjalan secara terbuka di tengah keramaian.
Menurut informasi, aktivitas ini diketahui sudah berlangsung sejak Minggu lalu atau sekitar empat malam berturut-turut.
Pengunjung membeli kupon yang dipasang pada nomor di meja rolet, menunggu putaran berhenti untuk mengetahui kemenangan. Mekanisme ini jelas terlihat sebagai perjudian yang menguras isi kantong masyarakat.
Informasi tambahan menyebutkan adanya permainan bola adil yang hanya muncul saat lokasi dipadati pengunjung, sehingga sulit dipantau di luar jam-jam ramai.
Warga menyayangkan keberadaan aktivitas tersebut di tempat umum yang juga dikunjungi keluarga dan anak-anak. Mereka menegaskan bahwa pasar malam seharusnya menyajikan hiburan yang sehat, bukan sarana perjudian. Harapan satu-satunya kini tertuju pada pihak kepolisian agar segera turun melakukan pemeriksaan. “Kami ingin aparat tidak menunda lagi, karena setiap malam yang berlalu berarti semakin banyak warga yang terjerat,” ujar seorang pengunjung.
Hingga berita diturunkan, belum ada tanggapan dari pengelola kegiatan maupun pihak kepolisian. Aparat kepolisian setempat juga masih dimintai klarifikasi dan informasi.
Awak media berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan informasi ini hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari pihak berwenang. (Ihsan).














