Sekolah Rakyat KLU Ditargetkan Mulai Terima Siswa November–Desember 2026

LOMBOK UTARA,SIARPOST— Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) ditargetkan mulai menerima siswa pada November, Desember 2026. Pemerintah daerah kini menunggu penyelesaian seluruh fasilitas pendukung agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai dengan aman dan nyaman.

Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., mengatakan pembukaan Sekolah Rakyat sebelumnya telah beberapa kali diupayakan. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena masih terdapat sejumlah fasilitas yang belum tuntas.

“Jadi, asramanya belum beres, kemarin itu ada lapangan yang belum jadi,” kata Najmul.

Menurutnya, kesiapan seluruh fasilitas menjadi pertimbangan penting sebelum para siswa mulai menempati lingkungan sekolah. Pemerintah tidak ingin anak-anak masuk ketika masih ada pekerjaan pembangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka. Jum’at, 16/10/26.

Ia mencontohkan, material pembangunan seperti paku yang masih berserakan dapat membahayakan anak-anak apabila aktivitas pendidikan dimulai sebelum kawasan sekolah benar-benar siap.

“Kalau anak-anak itu kita masukkan di saat semua fasilitas pendidikan ini belum tuntas, maka dikhawatirkan mereka nanti main-main di sana, kemudian ada paku atau apa. Itu yang dikhawatirkan,” ujarnya.

Meski demikian, Najmul menyebut perkembangan pembangunan saat ini menunjukkan kemajuan. Sejumlah bangunan fungsional mulai tertata, termasuk fasilitas olahraga, asrama, dan ruang-ruang kelas yang akan digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

“Alhamdulillah, satu per satu bangunan-bangunan fungsional ini sudah mulai rapi. Saya lihat ada sport centernya, kemudian asramanya sudah selesai, kelas-kelas belajar sudah,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap penyelesaian fasilitas yang masih tersisa dapat dituntaskan menjelang akhir tahun ini. Dengan begitu, Sekolah Rakyat diharapkan bisa segera beroperasi dan memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang menjadi sasaran program tersebut.

“Target kita November, Desember ini. Mudah-mudahan di akhir tahun ini pemerintah bisa menyelesaikan, sehingga anak-anak kita bisa masuk di akhir tahun ini,” tegas Najmul.

Target tersebut kini bergantung pada penyelesaian fasilitas secara menyeluruh. Pemerintah berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga pembukaan Sekolah Rakyat tidak kembali tertunda dan para siswa dapat memulai pendidikan dalam lingkungan yang aman serta layak.(Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *