Ekstrakulikuler, Anak-anak TK Ceria Gunung Sari Diajak Mengenal dan Melestarikan Alam

 

/Dari belajar menanam pohon hingga melihat aktivitas nelayan

Mataram, SIARPOST | Jika Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Belajar (KB) jenjang pendidikan anak usia dini biasanya memberikan pendidikan formalnya di dalam ruangan. Namun berbeda dengan salah satu TK yang berada di Desa Sesele, Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.

Namanya TK Ceria, yang dipimpin oleh seorang wanita yaitu Sartini, sosok sederhana, komunikatif serta ramah terhadap siapapun.

TK Ceria sangat berbeda dengan TK pada umumnya yang hanya fokus belajar di dalam ruangan. Sartini mengajak anak-anak didiknya di TK dan KB belajar mengenal dan melestarikan alam di sekitar sekolah.

Baca juga : Buntut Sikap Kades Dopang Lobar, Pengurus Apmikimmdo Protes Seruduk Camat Gunung Sari

Salah satu kegiatan yang sering dilakukan setiap hari Kamis adalah menanam pohon kelor di sejumlah lahan kosong di sekitar sekolah. Bahkan Sartini mengajak anak-anak bermain dan mengenal pertanian.

“Setiap Kamis selesai olahraga, saya mengajak anak-anak menanam pohon kelor, kenapa kelor? karena manfaat kelor sangat baik bagi kesehatan sehingga kalau kelor nya besar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Sartini saat diwawancarai di TK Ceria, Senin (20/2).

Sartini juga rutin mengajarkan anak-anak tentang pertanian, dan mengajak mereka langsung terjun ke sawah dan bercengkrama dengan sejumlah petani dan mengenalkan alam yang indah. Namun kegiatan tersebut Sartini pastikan keamanan anak-anak adalah yang nomor satu.

Selain menanam pohon dan mengenal alam, anak-anak juga diajak ke pantai melihat aktivitas nelayan di sekitar pantai Ampenan. Tujuannya, untuk mengajarkan anak-anak kepada potensi yang dimiliki dan bisa dikelola dengan baik.

Baca juga : Dua Emas Pertama Cabang Panahan Kabupaten Sumbawa

“Saya ingin anak-anak juga langsung praktek melihat sejumlah ikan hasil penangkapan nelayan. Jadi anak-anak tidak hanya melihat di buku saja tetapi melihat jenis ikan secara nyata,” ujarnya.

Dengan belajar langsung, tambah Sartini, anak-anak langsung bisa menyerap apa yang didapatnya dari praktek lapangan.

TK Ceria memiliki anak didik sebanyak 90 orang, diantaranya adalah 25 orang di TK dan 65 orang di KB dengan tenaga pengajar sebanyak 6 orang. Sartini juga menggratiskan anak-anak di kelas KB.

Sartini juga mempunyai 900 orang warga belajar yang sedang menempuh pelajaran untuk mendapatkan ijazah paket A, B dan Paket C.

“Saya ingin memajukan pendidikan di NTB khususnya di Lombok Barat, karena pendidikan adalah solusi dari segala permasalahan yang muncul di masyarakat,” katanya.

Ia pun mengatakan, bagi siapapun yang ingin menempuh pendidikan untuk mendapatkan ijazah paket A, B dan C, agar segera mendatangi TK Ceria yang terletak di Desa Sesele Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat.

Ia juga mengutarakan niatnya untuk membesarkan TK Ceria dan memiliki sekolah pada jenjang SD, hingga SMA. Namun saat ini ia masih membutuhkan bantuan dari sejumlah pihak untuk merealisasikan cita-cita tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *