Kerap Diterjang Banjir, Warga di Bantaran Sungai Batu Layar Barat Lobar Harap Pemerintah Bangunkan Talud

/

Lombok Barat, SIARPOST.com |
Sejumlah warga di Dusun Batu Bolong Duduk Desa Batu Layar Barat Lombok Barat berharap pemerintah daerah maupun provinsi NTB agar mencarikan solusi untuk warga di dusun tersebut yang kerap diterjang banjir saat musim hujan.

Setidaknya ada lima kepala keluarga yang mendiami bantaran sungai di Dusun Batubolong Duduk diterjang banjir akibat luapan air sungai.

Warga pun meminta Pemda atau pemrov untuk membangunkan Bronjong atau talud penahan banjir di bantaran sungai tersebut. Agar musim hujan nanti tidak lagi terjadi banjir.

Baca juga : Reses Ketua DPRD Sumbawa, Masyarakat Dusun Ai Jati Desa Mapin Kebak Harapkan Perbaikan Infrastruktur

Akibat kejadian tersebut, hasil pertanian dan peternakan warga hanyut terbawa banjir, kerugian pun tak bisa dihindari.

“Rumah saya beserta beberapa puluh ekor ayam saya terbawa arus air saat banjir”, ungkap seorang warga, Munasip (63) saat ditemui di kediamannya di dusun Batubolong Duduk, Sabtu (22/07).

Arus sungai tersebut telah merusak tanggul pembatas antara sungai dan rumah warga, sehingga menyebabkan air meluap dan menghanyutkan rumah dan harta benda miliknya.

Rumah warga yang hanya berjarak kurang dari setengah meter dari kali tersebut merupakan pemicu timbulnya bencana. Namun warga setempat mengaku telah mendiami bantaran sungai tersebut selama belasan tahun lamanya.

“Saya tidak punya tanah sama sekali dan hanya ini yang saya punya” ungkap Amihi yang juga merupakan salah satu kepala keluarga di lokasi tersebut.

Baca juga : Dugaan Ayah Hamili Anak di Lombok Barat, PDIP NTB Temukan Fakta Baru di Lapangan 

Dari keterangan warga, dibutuhkan talud sepanjang 40 meter dengan tinggi sekitar 3 meter untuk menahan luapan air di lokasi tersebut.

Permasalahan ini pun sudah disampaikan kepada pihak desa Batu Layar Barat pasca peristiwa banjir tahun 2021, namun hingga kini masih belum ada tindak lanjut.

Warga berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten Lombok Barat untuk menangani permasalahan tersebut, terlebih sebentar lagi musim hujan akan tiba.

Saat dikonfirmasi PLT Kepala Desa Batu Layar Barat, Mustiadi SPd, Sabtu, mengatakan, bahwa anggaran dana desa sangat minim sehingga tidak mencukupi untuk mengakomodir permintaan warga. Ia pun berharap ada anggaran dari Pemda Lombok Barat untuk membangun talud atau penahan bantaran sungai di lokasi tersebut. (TGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu