Mataram, SIAR POST – Koalisi Rakyat yang digalang KASTA NTB bersama DPD KNPI NTB akan menggelar aksi besar-besaran di Kantor Gubernur NTB pada Selasa–Rabu, 3–4 September 2025.
Sedikitnya 2.000 massa akan turun ke jalan menuntut agar Gubernur NTB mengkonkritkan seluruh janji politik yang selama ini dinilai hanya sebatas retorika.
Presiden KASTA NTB, Lalu Wink Haris, menegaskan bahwa rakyat sudah terlalu lama dibuat menunggu tanpa kejelasan. Janji-janji yang pernah diucapkan Gubernur NTB dianggap hanya “asal bunyi” tanpa perencanaan matang dan sistematis.
BACA JUGA : Dikbud NTB Instruksikan BDR di Sumbawa Barat Selama 3 Hari, Guru Tetap Wajib Masuk Sekolah
“Gubernur harus berani kongkrit. Jangan hanya pandai bicara ‘akan-akan’, sementara rakyat tidak pernah merasakan hasil nyata. Kami menuntut agar izin pertambangan rakyat (IPR) segera diterbitkan sebagai langkah konkret tata kelola tambang yang adil, transparan, dan menjadi solusi pengentasan kemiskinan,” tegas Wink Haris.
Menurut KASTA NTB, IPR adalah pintu masuk untuk mewujudkan kedaulatan rakyat atas sumber daya alam. Selama ini, SDA NTB hanya dikuasai korporasi besar dan segelintir pemodal, sementara masyarakat kecil tidak pernah mendapatkan manfaat signifikan.
Selain menuntut percepatan IPR, KASTA juga mengingatkan deretan panjang janji Gubernur NTB yang belum terealisasi. Mulai dari pembangunan jalan port to port Lembar–Kayangan, menjadikan Sape sebagai kampung nelayan modern, jaminan harga gabah dan jagung, peningkatan status rumah sakit di Pulau Sumbawa, pemberian dana segar ratusan juta untuk desa, hingga penciptaan 100 ribu lapangan kerja baru.
“Jika semua janji itu benar-benar dijalankan, rakyat NTB pasti sejahtera. Tapi faktanya, yang ada hanya janji kosong. Itulah sebabnya kami turun aksi untuk menagih janji yang sudah terlalu lama digantung,” tegas Wink Haris.
BACA JUGA : Total Harta Merliza, Anggota DPRD KSB yang Jadi Sponsor Konser di Tengah Derita Warga
Aksi ini akan dimulai pukul 14.00 WITA hingga selesai, dengan titik kumpul di Kantor Gubernur NTB. Massa menuntut agar pemerintah daerah membuka ruang dialog, sekaligus memastikan roadmap nyata terhadap semua janji politik yang sudah terlanjur diumbar ke publik.
KASTA NTB juga memperingatkan, apabila tuntutan ini kembali diabaikan, maka gelombang aksi rakyat akan terus digencarkan.
“Rakyat tidak butuh seremonial, rakyat butuh bukti. Kami akan terus bergerak sampai janji ditepati,” tutup Wink Haris.
Redaksi____