Bahkan, Unit SAR Lombok Timur telah mengeluarkan edaran resmi yang menegaskan tidak ada keterlibatan relawan SAR dalam donasi VOAA. Edaran itu disebarkan melalui media sosial sebagai klarifikasi kepada publik.
Samsul sendiri merupakan salah satu relawan pertama yang turun langsung ke titik jatuhnya Juliana Marins.
Ia menegaskan, kehadiran Agam Rinjani baru terjadi di hari keempat pencarian, namun langsung viral dan mengubahnya menjadi figur publik.
Situasi ini memunculkan pertanyaan tajam di tengah masyarakat, ke mana sebenarnya aliran donasi kemanusiaan tersebut? Dan mengapa relawan yang bekerja di garis depan justru merasa ditinggalkan?
Redaksi | SIAR POST














