Lombok Utara,SIARPOST– Menjelang arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Utara mulai melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar. Meski diperkirakan tidak akan terjadi lonjakan arus yang signifikan, petugas tetap disiagakan di sejumlah titik strategis.
Kepala Dinas Perhubungan KLU, Iwan Maret, mengatakan pengamanan mudik tahun ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi. Dishub tidak bekerja sendiri, tetapi berkoordinasi dengan kepolisian serta sejumlah lembaga terkait lainnya.
“Ini kan tugas rutin setiap tahun. Kita siapkan pos-pos, personel juga sudah siap. Nanti kita kerja sama dengan Polres, Satpol PP, dan instansi lain untuk pengamanan mudik,” ujarnya senin 9/2/2026
Menurutnya, saat ini pihak kepolisian juga tengah mempersiapkan sejumlah posko pelayanan dan pengaduan yang bisa dimanfaatkan masyarakat selama periode mudik berlangsung. Posko tersebut nantinya menjadi pusat pelayanan sekaligus tempat masyarakat menyampaikan laporan jika terjadi kendala di perjalanan.
Dishub sendiri memastikan personel telah disiapkan untuk mendukung pengamanan tersebut. Pola kerja yang diterapkan menitikberatkan pada koordinasi lintas sektor agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat dan terintegrasi.
“Penanganan mudik ini sifatnya terpadu. Ada kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, bahkan dari PU dan kemungkinan BPBD juga ikut terlibat,” jelasnya.
Dari sisi kondisi lalu lintas, Dishub memperkirakan arus kendaraan di wilayah Lombok Utara masih dalam kategori normal seperti tahun-tahun sebelumnya. Hingga saat ini belum terlihat potensi lonjakan yang signifikan.
Namun demikian, faktor cuaca tetap menjadi perhatian utama, terutama di jalur Pusuk yang dikenal rawan terjadi longsor atau pohon tumbang saat musim hujan.
“Kalau di KLU biasanya normal saja. Tidak ada anomali. Tapi kita tetap harus waspada, terutama kalau ada hambatan seperti tanah longsor di Pusuk atau pohon tumbang,” katanya.
Selain jalur utama mudik, Dishub juga memberi perhatian khusus pada jalur wisata yang kerap dilalui wisatawan maupun pemudik yang ingin singgah di sejumlah destinasi di Lombok Utara.
Karena itu, meski arus mudik diprediksi tidak terlalu padat, petugas tetap diminta siaga penuh untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
“Walaupun diperkirakan normal, petugas tetap harus standby. Yang penting koordinasi dan keterlibatan semua pihak berjalan baik,” tutupnya.(Niss)














