Koramil Empang Intens Bongkar Kasus Narkoba, Dandim: Ruang Gerak Pengedar Harus Dipersempit

SUMBAWA NTB (SIAR POST) – Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letnan Kolonel Kav Basofi Cahyowibowo, ST, menyoroti maraknya kasus peredaran narkoba yang kerap terjadi di wilayah Empang, Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, wilayah perbatasan menjadi salah satu faktor yang membuat jalur peredaran narkotika di kawasan tersebut cukup rawan.

Hal itu disampaikan Dandim saat diwawancarai di sela kegiatan di Kecamatan Empang, Sabtu (23/5/2026). Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di wilayah Empang terus dilakukan secara bersama-sama antara aparat TNI, Polri dan masyarakat.

“Untuk kaitan dengan pemberantasan narkoba, di wilayah Empang ini kan perbatasan sehingga kerap terjadi lalu lintas narkoba di wilayah seperti ini. Kebetulan masyarakat juga di sini antusias dalam pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Menurut Dandim, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkotika. Banyak laporan dari warga yang langsung ditindaklanjuti bersama pihak Polsek Empang.

“Masyarakat mengadakan pengaduan ke kita, kemudian kerja sama dengan pihak Polsek Empang untuk bahu membahu membatasi ruang gerak dari peredaran narkoba di wilayah Sumbawa,” katanya.

Ia berharap wilayah Empang dapat terbebas dari ancaman narkoba, terutama demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya barang haram tersebut.

“Harapannya untuk wilayah Empang khususnya bisa terhindar dari bahaya narkoba, apalagi terutama anak-anak kita ini,” tegasnya.

Dalam rentang waktu tahun 2025 hingga 2026, penangkapan kasus narkoba di wilayah Empang memang terbilang cukup gencar.

Sejumlah operasi yang dilakukan anggota Koramil Empang bersama aparat kepolisian berhasil mengungkap beberapa kasus peredaran narkotika.

Terbaru, aparat melakukan penangkapan di sebuah rumah kos di wilayah Empang. Sebelumnya, pengungkapan kasus serupa juga pernah dilakukan di salah satu hotel di kawasan tersebut.

Langkah tegas aparat ini mendapat dukungan masyarakat yang berharap Empang tidak lagi menjadi jalur aman bagi para pengedar narkoba. Sinergi antara warga, TNI dan Polri dinilai menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kabupaten Sumbawa.

Pewarta : Edo | Editor : Feryal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *