Vivi menjelaskan, sepanjang APBD 2026 pembangunan destinasi wisata yang menggunakan anggaran dinas hanya difokuskan di Pantai Selipir Ate dengan nilai sekitar Rp400 juta untuk penataan kawasan dan fasilitas pendukung.
Sementara untuk Pulau Moyo, pemerintah masih berada pada tahap inventarisasi kebutuhan sebagai dasar penyusunan program pembangunan ke depan. (Red).














