Di akhir klarifikasinya, Rusdianto kembali menegaskan bahwa polemik mengenai pengadaan motor dinas kepala dusun seharusnya sudah dianggap selesai. Ia memastikan dirinya mendukung penuh pelaksanaan program tersebut yang memang telah menjadi bagian dari visi dan misi Bupati Lombok Utara.
“Program kendaraan dinas Kadus sudah clear. Tidak mungkin dibatalkan. Saya hanya ingin mengingatkan agar di samping menjalankan visi-misi itu, pemerintah daerah juga tetap fokus menuntaskan program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(Niss)














