LOMBOK TIMUR, SIARPOST | Bagi para pencinta pendakian yang sedang menjelajahi kawasan Sembalun, Lombok, nama Bukit Nanggi tentu sudah tidak asing lagi. Bukit yang berada di ketinggian sekitar 2.030 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini menjadi salah satu destinasi yang masuk dalam jajaran 7 Summit Sembalun.
Bukit Nanggi bahkan kerap disebut-sebut sebagai “Merbabu-nya Lombok” karena memiliki hamparan savana yang cantik dan panorama pegunungan yang begitu luas.
Dari ketinggian, mata pendaki akan dimanjakan dengan lanskap Sembalun serta kemegahan Gunung Rinjani yang berdiri gagah di kejauhan.
Perjalanan menuju puncaknya memang membutuhkan tenaga. Namun, rasa lelah tersebut seolah lunas ketika kaki akhirnya menginjak puncak dan panorama alam terbuka di depan mata.
Bukit Nanggi berada di antara deretan perbukitan cantik yang menghiasi kawasan Sembalun. Di sekitarnya terdapat beberapa bukit lain yang juga menjadi tujuan favorit pendaki, seperti Bukit Anak Dara, Bukit Amben, Bukit Kondo, dan sejumlah bukit lainnya.
Masing-masing memiliki karakter jalur dan panorama yang berbeda. Karena itulah, menjelajahi bukit-bukit Sembalun seperti mengumpulkan cerita satu per satu sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju puncak-puncak yang lebih tinggi.
Nanggi menjadi salah satu yang menarik perhatian karena perpaduan antara jalur pendakian, hutan, savana, dan panorama Gunung Rinjani yang begitu menawan.
Waktu Tempuh Pendakian Bukit Nanggi
Dari basecamp, pendakian menuju puncak Bukit Nanggi umumnya membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam untuk pendakian dengan ritme normal. Pendaki yang sudah terbiasa berjalan di medan menanjak tentu dapat menempuhnya dalam waktu yang lebih singkat.
Namun, jangan menjadikan waktu tempuh sebagai perlombaan.
Nikmati saja setiap langkah. Sebab, sepanjang perjalanan, Bukit Nanggi terus menyuguhkan pemandangan yang membuat pendaki punya alasan untuk berhenti sejenak—bukan hanya karena lelah, tetapi juga karena ingin mengabadikan keindahan alam di depan mata.
Jalur menuju puncak Nanggi tergolong masih aman dan tidak se-ekstrem beberapa jalur bukit lain seperti Amben Hill atau Anak Dara. Meski demikian, kondisi jalur tetap menuntut kewaspadaan, terutama ketika melewati bagian yang menanjak.
Dari Basecamp Menuju Pos 1: Rinjani Mulai Menampakkan Kemegahannya
Perjalanan dari basecamp menuju Pos 1 dapat ditempuh sekitar 40 menit, tergantung kondisi fisik dan kecepatan berjalan.
Di sepanjang jalur, pepohonan masih cukup mendominasi. Suasana hutan membuat perjalanan terasa lebih teduh, sementara sesekali pemandangan ke arah Sembalun mulai terbuka.
Yang menarik, Gunung Rinjani perlahan mulai terlihat dari jalur pendakian.
Pada titik tertentu, puncaknya tampak menjulang gagah di balik lanskap perbukitan. Rasanya seperti mendapatkan sedikit gambaran tentang hadiah yang menunggu di atas sana.
Dari basecamp menuju Pos 2, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam secara keseluruhan, tergantung ritme masing-masing pendaki.














