“Saya siap membantu mengelola rumah singgah kalau memang diwujudkan. Ini bukan soal keuntungan, tetapi nilai ibadah dan kemanusiaan untuk anak-anak kita,” tegasnya.
Patmawati berharap keberadaan rumah singgah nantinya dapat meringankan beban keluarga pasien yang selama ini harus mengeluarkan biaya besar hanya untuk tempat tinggal selama menjalani pengobatan di Bali. (Red)














