Sejumlah pengamat menilai kekosongan jabatan Wakil Bupati Lombok Barat tidak seharusnya berlangsung terlalu lama. Kepastian kepemimpinan dinilai penting agar pelayanan publik, pembangunan daerah, dan koordinasi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.
Meski demikian, penentuan sosok Wakil Bupati tetap harus mengikuti mekanisme politik serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan mulai bergeraknya partai-partai politik dan munculnya sejumlah nama potensial, bursa calon Wakil Bupati Lombok Barat diperkirakan akan menjadi salah satu isu politik paling hangat di NTB dalam beberapa bulan ke depan. Publik kini menunggu apakah koalisi akan tetap solid mengusung kader internal atau memilih figur eksternal yang dianggap mampu menjadi titik temu berbagai kepentingan politik. (Red)














