Kunjungan Wisatawan KLU Tembus 810 Ribu, Tantangan Besarnya Kini Bukan Datang, Tapi Bertahan Lebih Lama

Peningkatan tersebut menunjukkan sektor pariwisata Lombok Utara terus bangkit setelah sempat terpukul akibat gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19. Namun, Dispar mengingatkan bahwa tantangan industri pariwisata masih sangat dinamis.

Persaingan antar destinasi wisata, kondisi cuaca, hingga situasi ekonomi dan politik global masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi keputusan wisatawan untuk melakukan perjalanan.

Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Pemda KLU kini berupaya mengubah wisatawan yang sebelumnya hanya singgah menjadi pengunjung yang tinggal lebih lama. Sebab, semakin panjang waktu yang dihabiskan wisatawan di Lombok Utara, semakin besar pula peluang ekonomi yang mengalir ke hotel, restoran, pelaku UMKM, hingga masyarakat di sekitar destinasi wisata.(Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *