SUMBAWA BARAT, SIAR POST — Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat. Alula Shanum Firdaus, siswi kelas 2 SDN 1 Taliwang, menunjukkan bahwa usia bukan menjadi batas bagi seorang anak untuk berprestasi.
Di usianya yang masih sangat muda, Shanum telah menorehkan prestasi di sejumlah bidang, mulai dari sains, public speaking bahasa Inggris hingga kompetisi sempoa tingkat nasional.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M. Menurutnya, prestasi Shanum dan siswa lainnya menjadi salah satu bukti bahwa proses pembinaan di sekolah berjalan dengan baik.
“Kami menyambut bangga atas prestasi anak-anak kita, salah satunya adalah Shanum. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di sekolah ini berjalan baik,” kata Agus, Rabu (23/9/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan seorang anak tidak lahir dari satu faktor saja. Menurutnya, prestasi merupakan hasil dari proses yang melibatkan sekolah, guru, orang tua, sekaligus potensi dan talenta yang dimiliki masing-masing siswa.
“Walaupun banyak faktor juga yang memengaruhi, termasuk peran orang tua dan talenta yang dimiliki siswa-siswi itu sendiri. Tetapi ini juga perlu kerja-kerja kita bersama antara orang tua, guru dan sekolah,” ujarnya.
Agus juga memberikan apresiasi kepada para guru yang terus mendampingi dan mengembangkan potensi peserta didik. Menurutnya, prestasi Shanum dan siswa-siswi lainnya menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak Sumbawa Barat terus berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Guru juga kita apresiasi. Ini merupakan bukti bahwa potensi anak-anak ini berkembang baik di bidang akademik maupun nonakademik,” katanya.
Ia menyebut prestasi Shanum hanyalah salah satu dari banyak capaian siswa di Kabupaten Sumbawa Barat yang mungkin belum seluruhnya terekspos ke publik.
“Ini merupakan salah satu contoh dari banyaknya prestasi anak-anak yang lain. Mungkin tidak banyak dipublikasikan ke media. Anak-anak kita ini nggak kalah,” tegas Agus.
Shanum sendiri baru-baru ini berhasil meraih medali perunggu dalam Kompetisi Venus ke-4 Rayon Sumbawa Barat bidang Sains Level A, kategori siswa kelas 1-2 SD.
Kompetisi penyisihan tingkat nasional Rayon Sumbawa Barat tersebut menjadi salah satu ajang yang mempertemukan siswa-siswi dari berbagai sekolah untuk menguji kemampuan akademik mereka.
Atas capaian tersebut, Shanum berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.
Kemampuan Shanum ternyata tidak hanya terlihat di bidang sains. Sehari sebelum kompetisi tersebut, tepatnya 5 September 2026, Shanum mengikuti lomba public speaking bahasa Inggris yang diselenggarakan melalui tempat les BPC di Sumbawa Barat.
Hasilnya, Shanum berhasil meraih Juara 2 sekaligus penghargaan Best Costume.
Prestasi tersebut menunjukkan kemampuan Shanum dalam berkomunikasi sekaligus keberaniannya tampil di depan publik.
Sebelum mencatatkan prestasi di sains dan public speaking, Shanum juga telah memiliki pengalaman berkompetisi di tingkat nasional melalui bidang sempoa yang digelar di Hotel Four Points Makassar pada 28 Juni 2026.
Melihat capaian tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat berencana memberikan ruang apresiasi kepada Shanum dan anak-anak berprestasi lainnya.
Agus mengatakan, pihaknya akan mengundang anak-anak tersebut ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Jika memungkinkan, mereka juga akan dipertemukan dengan kepala daerah bersama orang tua masing-masing.
“Nanti juga akan kita undang ke kantor. Bila perlu bertemu dengan kepala daerah, anak-anak kita ini, bila perlu bersama orang tua untuk memberikan aspirasi,” ungkapnya.
Menurut Agus, pertemuan tersebut bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus mengembangkan kemampuan dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita undang di kantor nanti biar memberikan semangat buat anak-anak kita. Ini akan menjadi pemicu bagi anak-anak kita yang lain,” katanya.
Prestasi Shanum sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan anak membutuhkan kolaborasi. Sekolah memberikan ruang, guru mendampingi, orang tua memberikan dukungan, sementara anak-anak terus mengasah kemampuan dan keberaniannya.
Dari ruang kelas SDN 1 Taliwang, Shanum menunjukkan bahwa anak-anak Sumbawa Barat memiliki potensi untuk tampil dan berprestasi di berbagai bidang.
Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa Barat, capaian tersebut menjadi salah satu pemantik agar semakin banyak anak berani mencoba, berkompetisi dan mengembangkan talenta yang mereka miliki.
Sebab, seperti disampaikan Kadis Dikbud Agus, prestasi Shanum hanyalah salah satu dari banyak potensi anak Sumbawa Barat yang terus tumbuh.
“Anak-anak kita ini nggak kalah.” ujarnya.
Bukan hanya Shanum, sejumlah siswa siswi SDN 1 Taliwang juga memborong sekitar 15 medali pada Kompetisi Venus ke-4 Rayon Sumbawa Barat bidang Sains, kategori siswa kelas 1-2 SD.
Capaian 15 medali tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi SDN 1 Taliwang dalam membangun budaya berprestasi di lingkungan sekolah.
Keberhasilan para siswa diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan orang tua, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan di berbagai bidang. (Red).














