SUMBAWA BARAT, SIARPOST – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., turun langsung meninjau kondisi sanitasi permukiman warga di Karang Kuta, Lingkungan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kamis (22/10/2026). Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), khususnya dalam pengelolaan limbah cair rumah tangga dan sampah.
Didampingi Camat Taliwang, Nurdin, S.Pt., serta Agen Gotong Royong (AGR), Hanipah menyusuri gang-gang permukiman untuk melihat kondisi drainase dan saluran pembuangan limbah rumah tangga. Peninjauan dimulai dari kawasan Karang Kuta, di samping SMPN 1 Taliwang, hingga ke depan Kantor Kelurahan Kuang.
Dalam kunjungan tersebut, pengelolaan limbah cair rumah tangga menjadi salah satu perhatian utama. Hal ini berkaitan dengan pilar kelima STBM yang menekankan pentingnya pengelolaan limbah cair agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Salah seorang warga setempat, Aini, mengungkapkan bahwa pengelolaan limbah cair di lingkungannya mulai menunjukkan perkembangan positif. Warga, kata dia, tidak lagi membuang air limbah rumah tangga secara langsung ke selokan umum.
“Kalau untuk limbah air rumah tangga sudah tidak ada yang tergenang. Sudah tidak ada yang membuang air limbah itu di dalam selokan. Cuma karena mungkin ada yang satu resapannya yang sudah full, jadi keluar ke luar,” ujar Aini saat ditemui di sela-sela kegiatan gotong royong.
Meski demikian, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kebutuhan untuk memperhatikan kapasitas tempat resapan limbah milik warga. Jika tidak ditangani dengan baik, saluran pembuangan yang meluap berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan permukiman.
Selain persoalan limbah cair, pengelolaan sampah rumah tangga juga menjadi perhatian. Aini menyebut, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya masih perlu diperkuat, terutama untuk mengurangi sampah plastik yang ditemukan di lingkungan permukiman.
Menurutnya, kesadaran masyarakat perlu dibarengi dengan ketersediaan sarana pendukung agar upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia berharap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk dinas yang menangani pekerjaan umum, dapat memberikan dukungan nyata sesuai kebutuhan warga di lapangan.
“Sebenarnya dukungan dinas seperti PU dan yang ada di dinas-dinas terkait. Seperti misal ada warga yang membutuhkan jamban sehat, dikasih jamban. Ada yang butuh tempat pembuangan sampah, kayak bak sampah, itu yang perlu,” tambahnya.
Harapan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan program sanitasi tidak hanya bergantung pada kesadaran masyarakat, tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Ketersediaan jamban sehat, tempat pembuangan sampah, serta sarana pengelolaan limbah yang sesuai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih dan sehat.
Melalui peninjauan langsung tersebut, Hanipah dapat melihat kondisi sanitasi di lingkungan Kuang sekaligus mendengar kebutuhan yang disampaikan masyarakat. Hasil kunjungan ini menjadi bahan untuk mengidentifikasi kebutuhan sarana pendukung dan menentukan langkah tindak lanjut bersama instansi terkait.
Penguatan penerapan STBM di lingkungan tersebut diharapkan terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Gotong royong, pengelolaan sampah yang lebih tertib, serta penanganan limbah cair rumah tangga menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas lingkungan permukiman.
Dengan dukungan sarana yang memadai dan partisipasi aktif warga, upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. (Red).














