Sambut Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN Edukasi Masyarakat Lombok Barat tentang Keselamatan Ketenagalistrikan

Lombok Barat, SIAR POST – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Mataram mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan melalui kegiatan sosialisasi di wilayah Kuranji, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (23/10).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam membangun budaya sadar keselamatan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi bahaya listrik, khususnya di sekitar infrastruktur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Sebanyak empat orang Srikandi PLN UPT Mataram turun langsung memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar area menara SUTT.

Sosialisasi dilakukan melalui komunikasi interaktif dengan menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Pendekatan ini dilakukan agar informasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan dapat dipahami secara luas dan menjadi pengetahuan yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan transmisi listrik serta mengenali berbagai aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Di antaranya bermain layang-layang, menggunakan benda panjang di sekitar jaringan listrik, maupun melakukan kegiatan lain yang berpotensi mendekati konduktor bertegangan tinggi. Pemahaman ini penting mengingat jaringan transmisi merupakan bagian vital dari sistem penyaluran tenaga listrik yang harus dijaga keamanannya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak agar tidak menjadikan area sekitar menara SUTT sebagai tempat bermain. Melalui penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami, Srikandi PLN mengedukasi mereka untuk mengenali lingkungan yang berpotensi berbahaya serta membiasakan diri menghindari aktivitas yang berisiko di sekitar jaringan listrik.

Dengan demikian, edukasi keselamatan diharapkan dapat memberikan perlindungan tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan masyarakat secara keseluruhan.

Manager PLN UPT Mataram, Anung Hermawan, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung PLN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif mengenai keselamatan ketenagalistrikan. Menurutnya, keberadaan infrastruktur transmisi tidak hanya berkaitan dengan keandalan penyaluran listrik, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan di sekitarnya.

“Kami ingin masyarakat memahami pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan transmisi. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak, agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan terhindar dari risiko ketenagalistrikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran untuk mematuhi ketentuan keselamatan, menghindari aktivitas berisiko, serta menyampaikan informasi kepada anggota keluarga dan lingkungan sekitar menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar dalam mencegah kecelakaan ketenagalistrikan.

Momentum Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan merupakan wujud kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui peran aktif Srikandi PLN, perusahaan terus mendorong keterlibatan perempuan dalam menghadirkan edukasi yang berdampak langsung, sekaligus memperkuat hubungan antara PLN dan masyarakat di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.

Sejalan dengan upaya tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai aspek keselamatan dalam pemanfaatan energi listrik.

“Kami berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat menjangkau semakin banyak masyarakat, sehingga kesadaran menjaga keselamatan ketenagalistrikan tumbuh menjadi budaya bersama. Dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan di sekitar jaringan transmisi sangat penting, karena manfaat listrik yang andal harus berjalan beriringan dengan keselamatan seluruh lapisan masyarakat,” tutup Yondri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *